Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

"ISIS layak kita dukung karena untuk kepentingan Islam"

foto: www.globalresearch.ca (foto: Pasukan ISIS mengeksekusi tentara Irak dengan cara penyembelihan) foto: www.globalresearch.ca (foto: Pasukan ISIS mengeksekusi tentara Irak dengan cara penyembelihan)

Bagaimana ISIS (Islamic State of Iraq and Shuriah) dalam opini sebagian masyarakat Indonesia? Judul di atas merupakan salah satu opini pembaca KoPi.


KoPi- Selama kurang satu bulan ini KoPi memasang berita bersumber dari Global Research yang mengutip pernyatan mantan karyawan National Security Agency (NSA) Amerika Serikat (AS) bernama Edward Snowden. Pada situs tersebut Snowden yang menjadi buronan AS meyakinkan publik bahwa ISIS dilatih dan dibentuk oleh agen Israel Mossad, AS, dan Inggris.

Pada fan page KoPi https://www.facebook.com/KoranOpini?ref=hl berbagai opini masyarakat Indonesia merespon ISIS bermunculan. Ada perdebatan tentang eksistensi ISIS yang kini menjadi perhatian global. Paling tidak ada 4 (empat) pandangan.

Pertama, opini yang meyakini bahwa ISIS memang dibentuk oleh Israel, AS dan Inggris. Opini ini berdasar pada persepsi perilaku pasukan ISIS yang membantai banyak orang, merusak bangunan sejarah Islam termasuk makam Nabi Yusuf, dan tidak melawan atau mengutuk penindasan Israel pada Palestina.

Salah satu opini ini meyakini ISIS sebagai teroris bentukan Israel dan AS.

"Paling teroris buatan amerika untuk memperburuk dan merusak citra islam , oleh sebab itu negara2 arab sadar dan bersatu dengan negara2 mayoritas islam ......aamiin kan lah ya Allah...."

Kedua, opini yang melihat ISIS sebagai kelompok khawarij baru di masa ini. Opini ini berdasar pada sifat gerakan dan wacana ISIS yang bisa membunuh muslim dengan tanpa basa-basi. Khawarij adalah sekelompok aliran keras dalam masyarakat muslim yang melihat intepretasi berbeda darimereka sebagai kekafiran.

"ISIS itu khawarij baru yang mengkafirkan kelompok di luarnya"

Ketiga, opini yang menolak ISIS sebagai bentukan Israel, AS dan Inggris. ISIS merupakan pejuang Islam yang bercita-cita menegakkan hukum Allah. Opini ini sekaligus ingin membantah tudingan bahwa ISIS adalah khawarij. Berdasar pada keyakinan opini ini, maka ISIS harus didukung.

"Insya allah kami mrindukn darah yahudi israel,nmun kami dsni masih dserang dari depan blakang kiri kanan oleh tentara syiah syaiton dan kaki tangan amerika,nmun allah swt sllu mmbntu kami dan insya allah khilafah akn segera tegak dtanah syam ini yg suci ktiga ,baru kami bisa mmbalas yahudi israel salam kami buat mereka akan hancurkn mereka se hancur hancurnya dgn izin allah ,allahuakbar"

Keempat, opini yang mengajak masyarakat agar berhati-hati dalam merespon ISIS. Harus ada ilmu dan informasi yang lengkap sebelum mengadili mereka itu siapa dan apa kepentingannya.

"Ana bukan pendukung isis tp ana ga suka diskusi pake prasangka..ga ilmiyah dan ga mendidik.."

Ketua MUI Prof. Din Syamsuddin melalui pesan kepada pers (4/8/14) mengatakan bahwa umat Islam sedunia harus menyadarkan ISIS. Din berargumentasi bahwa ISIS bercita-cita mendirikan kekhalifahan di Irak dan Suriah namun dengan cara yang bertentangan dengan Islam.

"Umat Islam sedunia harus menolak dan menyadarkan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) agar kembali ke jalan yang benar"

Umat Islam sedunia harus menolak dan menyadarkan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) agar kembali ke jalan yang benar. - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/08/05/32042/jalaluddin-ngawur-sebut-mui-miumi-pks-jat-sebagai-teroris-pro-isis/;#sthash.hpUc2neV.dpuf

Berbagai opini tersebut bisa dibaca melalui alamat fan page KoPi sebagai berikut: https://www.facebook.com/KoranOpini/posts/697950796927526?comment_id=698383473550925&offset=0&total_comments=148&notif_t=share_comment

KoPi saat ini sedang melakukan penelitian terkait beberapa wacana penting terkait ISIS dengan investigasi dan pandangan para ulama Indonesia.*

Laporan: Redaksi KoPi

back to top