Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

"Ini susuku, mana susumu"

"Ini susuku, mana susumu"

Pejabat negara seperti Gubernur Aher dan Menteri Puan, membawa dan 'mempromokan' susu kotak bersama anak-anak di satu daerah Jawa Barat. Kalau kita perhatikan foto di atas, sepertinya Gubernur Aher dan Menteri Puan berkata pada kita “Ini susuku, mana susumu!” Kalau ditanya demikian, apa jawab sampean? Nah ini jawaban versi JNC untuk dua insan mulia tersebut.

Indonesia butuh sumberdaya manusia (SDM) yang sehat, agar bisa belajar, lalu jadi cerdas pintar, dan kemudian mampu membangun kejayaan bangsa. Caranya sehat? Minumlah susu. Nah, versi Gubernur Aher dan Menteri Puan, susu dalam kotak adalah caranya. Logika dalam foto itu ialah minum susu dalam kotak maka bisa sepintar Aher dan Puan. Namun benarkah demikian, bahwa susu kotak membuat pintar? Simak selengkapnya di analisis JNC: "Ini susuku, mana susumu".

back to top