Menu
Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Prev Next

GBPH Prabukusumo: Pengukuhan sebagai Sultan XI tidak sah

GBPH Prabukusumo: Pengukuhan sebagai Sultan XI tidak sah

Jogjakarta-KoPi| Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo mengatakan dirinya tidak tahu menahu soal  pengukuhan dirinya menjadi raja oleh Paguyuban Ki Ageng Giring-Ki Ageng Pemanahan Ahad (12/7).

Seperti yang dikutip dari wartawan tempo.co melaui WA-nya semalam, Prabukusumo bersumpah bahwa ia tidak tahu.

“Demi Allah, demi Rasulullah. Saya tidak tahu sama sekali! Dan ini bulan puasa Ramadan,” kata Prabukusumo.

Prabu mengaku justru ia baru tahu tentang pengukuhan itu ketika wartawan mengirimnya pesan. Ia juga menegaskan bahwa pengukuhan itu tidak sah. Karena sebuah pengukuhan ada paugerannya. Semua harus dirapatkan lebih dahulu dengan para sesepuh keluarga.

Meskipun demikian, GBPH Prabukusumo mengatakan bahwa pengukuhan Paguyuban Trah Ki Giring-Ki Ageng Pemanahan itu adalah legal karena merupakan usulan masyarakat.

“Siapapun yang terpilih nanti terkait UU Keistimewaan DIY. Harus menyesuaikan,” Demikian kata Prabu.

back to top