Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

GBPH Prabukusumo: Pengukuhan sebagai Sultan XI tidak sah

GBPH Prabukusumo: Pengukuhan sebagai Sultan XI tidak sah

Jogjakarta-KoPi| Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo mengatakan dirinya tidak tahu menahu soal  pengukuhan dirinya menjadi raja oleh Paguyuban Ki Ageng Giring-Ki Ageng Pemanahan Ahad (12/7).

Seperti yang dikutip dari wartawan tempo.co melaui WA-nya semalam, Prabukusumo bersumpah bahwa ia tidak tahu.

“Demi Allah, demi Rasulullah. Saya tidak tahu sama sekali! Dan ini bulan puasa Ramadan,” kata Prabukusumo.

Prabu mengaku justru ia baru tahu tentang pengukuhan itu ketika wartawan mengirimnya pesan. Ia juga menegaskan bahwa pengukuhan itu tidak sah. Karena sebuah pengukuhan ada paugerannya. Semua harus dirapatkan lebih dahulu dengan para sesepuh keluarga.

Meskipun demikian, GBPH Prabukusumo mengatakan bahwa pengukuhan Paguyuban Trah Ki Giring-Ki Ageng Pemanahan itu adalah legal karena merupakan usulan masyarakat.

“Siapapun yang terpilih nanti terkait UU Keistimewaan DIY. Harus menyesuaikan,” Demikian kata Prabu.

back to top