Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Erdogan dan Benyamin Netanyahu saling ejek

Benyamin Netanyahu Benyamin Netanyahu

Jerusalem-KoPi| Israel pada hari Rabu(14 Januari) menyerang balik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang sebelumnya mengecam Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk berani muncul di solidaritas Paris terkait aksi kekerasan baru-baru ini di Perancis.

Pada hari Selasa, Erdogan mengecam kehadiran Netanyahu pada rapat umum tersebut, mengatakan bahwa pemimpin Israel menewaskan 2.500 orang selama 50 hari operasi militer udara dan darat terhadap Jalur Gaza tahun lalu.

"Bagaimana bisa seorang pria yang telah membunuh 2.500 orang di Gaza, sedangkan untuk kasus kekerasan di Paris hanya menunggu”, Katanya.

Erdogan juga menuduh negara-negara Barat lainnya memiliki "kemunafikan yang jelas", "rasisme dan Islamophobia."

"Saya pikir tindakan ini, pernyataan dari Presiden Turki harus disangkal oleh semua orang yang ingin melawan terorisme," kata Netanyahu dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Garcia-Margallo.

"Dia (Erdogan) mengatakan bahwa Israel seharusnya tidak terwakili dalam pawai di Paris, dengan alasan tanggung jawabnya terhadap ribuan roket yang diluncurkan di kota-kota kita oleh teroris Hamas," pernyataan Netanyahu dikutip dalam sebuah yang dikeluarkan oleh kantornya Rabu.

Dalam pidato yang dia berikan kepada duta besar Israel di Eropa dan Asia, Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman menyebut Erdogan sebagai "pengganggu anti-Semit," 

Awalnya Turki dan Israel memiliki hubungan diplomatik dekat. Namun renggang pada tahun 2010 ketika pasukan komando Israel menyerbu kapal yang berusaha menembus blokade maritim yang diberlakukan di Jalur Gaza. Sembilan warga Turki tewas dalam serangan itu.

Turki mengusir duta besar Israel dan memanggil pulang dubesnya ke Israel atas insiden itu. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

 

back to top