Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Erdogan dan Benyamin Netanyahu saling ejek

Benyamin Netanyahu Benyamin Netanyahu

Jerusalem-KoPi| Israel pada hari Rabu(14 Januari) menyerang balik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang sebelumnya mengecam Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk berani muncul di solidaritas Paris terkait aksi kekerasan baru-baru ini di Perancis.

Pada hari Selasa, Erdogan mengecam kehadiran Netanyahu pada rapat umum tersebut, mengatakan bahwa pemimpin Israel menewaskan 2.500 orang selama 50 hari operasi militer udara dan darat terhadap Jalur Gaza tahun lalu.

"Bagaimana bisa seorang pria yang telah membunuh 2.500 orang di Gaza, sedangkan untuk kasus kekerasan di Paris hanya menunggu”, Katanya.

Erdogan juga menuduh negara-negara Barat lainnya memiliki "kemunafikan yang jelas", "rasisme dan Islamophobia."

"Saya pikir tindakan ini, pernyataan dari Presiden Turki harus disangkal oleh semua orang yang ingin melawan terorisme," kata Netanyahu dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Garcia-Margallo.

"Dia (Erdogan) mengatakan bahwa Israel seharusnya tidak terwakili dalam pawai di Paris, dengan alasan tanggung jawabnya terhadap ribuan roket yang diluncurkan di kota-kota kita oleh teroris Hamas," pernyataan Netanyahu dikutip dalam sebuah yang dikeluarkan oleh kantornya Rabu.

Dalam pidato yang dia berikan kepada duta besar Israel di Eropa dan Asia, Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman menyebut Erdogan sebagai "pengganggu anti-Semit," 

Awalnya Turki dan Israel memiliki hubungan diplomatik dekat. Namun renggang pada tahun 2010 ketika pasukan komando Israel menyerbu kapal yang berusaha menembus blokade maritim yang diberlakukan di Jalur Gaza. Sembilan warga Turki tewas dalam serangan itu.

Turki mengusir duta besar Israel dan memanggil pulang dubesnya ke Israel atas insiden itu. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

 

back to top