Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Erdogan dan Benyamin Netanyahu saling ejek

Benyamin Netanyahu Benyamin Netanyahu

Jerusalem-KoPi| Israel pada hari Rabu(14 Januari) menyerang balik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang sebelumnya mengecam Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk berani muncul di solidaritas Paris terkait aksi kekerasan baru-baru ini di Perancis.

Pada hari Selasa, Erdogan mengecam kehadiran Netanyahu pada rapat umum tersebut, mengatakan bahwa pemimpin Israel menewaskan 2.500 orang selama 50 hari operasi militer udara dan darat terhadap Jalur Gaza tahun lalu.

"Bagaimana bisa seorang pria yang telah membunuh 2.500 orang di Gaza, sedangkan untuk kasus kekerasan di Paris hanya menunggu”, Katanya.

Erdogan juga menuduh negara-negara Barat lainnya memiliki "kemunafikan yang jelas", "rasisme dan Islamophobia."

"Saya pikir tindakan ini, pernyataan dari Presiden Turki harus disangkal oleh semua orang yang ingin melawan terorisme," kata Netanyahu dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Garcia-Margallo.

"Dia (Erdogan) mengatakan bahwa Israel seharusnya tidak terwakili dalam pawai di Paris, dengan alasan tanggung jawabnya terhadap ribuan roket yang diluncurkan di kota-kota kita oleh teroris Hamas," pernyataan Netanyahu dikutip dalam sebuah yang dikeluarkan oleh kantornya Rabu.

Dalam pidato yang dia berikan kepada duta besar Israel di Eropa dan Asia, Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman menyebut Erdogan sebagai "pengganggu anti-Semit," 

Awalnya Turki dan Israel memiliki hubungan diplomatik dekat. Namun renggang pada tahun 2010 ketika pasukan komando Israel menyerbu kapal yang berusaha menembus blokade maritim yang diberlakukan di Jalur Gaza. Sembilan warga Turki tewas dalam serangan itu.

Turki mengusir duta besar Israel dan memanggil pulang dubesnya ke Israel atas insiden itu. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

 

back to top