Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Dr. Ir. Sukamta: Indonesia terancam menjadi seperti Suriah

Dr. Ir. Sukamta: Indonesia terancam menjadi seperti Suriah

Jogja-KoPi| Indonesia terancam seperti Suriah, TNI telah menemukan tanda-tanda dari perang Proxi di Indonesia, Senin (12/2).

Sukamta, anggota DPR RI Dapil DIY, mengatakan bahwa tanda-tanda dari perang proxi yang diluncurkan ke Indonesia sudah banyak, tapi TNI belum mau mengekspos.

Peran proxi sendiri yaitu perang yang tidak menggunakan senjata, namun menggunakan perpanjangan tangan dari kekuasaan. Menurutnya, selama ini DPR telah mengawasi tanda-tanda dari perang proxi di Indonesia. DPR memiliki kekhawatiran jika Indonesia benar-benar menjadi sasaran negara-negara besar dalam perang proxi.

Sukamta menduga keras bahwa dinamika yang terjadi di dalam negeri dimanfaatkan oleh pihak luar yang ingin menghancurkan Indonesia dengan perang proxi.

"Saya menduga keras bahwa dinamika kita saat ini pasti dimanfaatkan pihak luar untuk menghancurkan Indonesia melalui perang proxi untuk mengeksploitasi Indonesia," ujarnya.

Berbagai pihak menghembuskan macam-macam isu untuk saling bertempur. "Antar elemen negara dikompori sehingga akan menyebabkan terjadinya perang darat, perang saudara, dan ini akan mudah dimasuki bangsa asing," jelas Sukamta.

Wilayah bagian dari Negara Indonesia secara pelan-pelan akan melepaskan diri karena perang saudara ini.

Di sisi lain, Sukamta menghimbau pemerintah untuk waspada dengan hal ini. "Jangan ikut bermain nanti sulit memisah. Banyak isu yang ada. Tanda-tandanya makin banyak dan TNI punya bukti tapi mereka tidak mau ekspos," tandasnya.

back to top