Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Dr. Ir. Sukamta: Indonesia terancam menjadi seperti Suriah

Dr. Ir. Sukamta: Indonesia terancam menjadi seperti Suriah

Jogja-KoPi| Indonesia terancam seperti Suriah, TNI telah menemukan tanda-tanda dari perang Proxi di Indonesia, Senin (12/2).

Sukamta, anggota DPR RI Dapil DIY, mengatakan bahwa tanda-tanda dari perang proxi yang diluncurkan ke Indonesia sudah banyak, tapi TNI belum mau mengekspos.

Peran proxi sendiri yaitu perang yang tidak menggunakan senjata, namun menggunakan perpanjangan tangan dari kekuasaan. Menurutnya, selama ini DPR telah mengawasi tanda-tanda dari perang proxi di Indonesia. DPR memiliki kekhawatiran jika Indonesia benar-benar menjadi sasaran negara-negara besar dalam perang proxi.

Sukamta menduga keras bahwa dinamika yang terjadi di dalam negeri dimanfaatkan oleh pihak luar yang ingin menghancurkan Indonesia dengan perang proxi.

"Saya menduga keras bahwa dinamika kita saat ini pasti dimanfaatkan pihak luar untuk menghancurkan Indonesia melalui perang proxi untuk mengeksploitasi Indonesia," ujarnya.

Berbagai pihak menghembuskan macam-macam isu untuk saling bertempur. "Antar elemen negara dikompori sehingga akan menyebabkan terjadinya perang darat, perang saudara, dan ini akan mudah dimasuki bangsa asing," jelas Sukamta.

Wilayah bagian dari Negara Indonesia secara pelan-pelan akan melepaskan diri karena perang saudara ini.

Di sisi lain, Sukamta menghimbau pemerintah untuk waspada dengan hal ini. "Jangan ikut bermain nanti sulit memisah. Banyak isu yang ada. Tanda-tandanya makin banyak dan TNI punya bukti tapi mereka tidak mau ekspos," tandasnya.

back to top