Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Demokrat oposisi Jokowi-JK, tepatkah ?

foto: foto.demokrat.or.id foto: foto.demokrat.or.id
Jakarta-KoPi, Jokowi dan JK dilantik sebagai presiden, Partai Demokrat akan menjadi oposisi dan tetap berada dalam koalisi merah putih.
 

Demikian Max Spacua menyampaikan kepada pers pada hari Minggu sore (3/8/14) di Jakarta. Menurutnya Demokrat tetap konsisten pada koalisi merah putih dan memilih oposisi di hadapan pemerintahan Jokowi JK.

"Kami menjalankan kehormatan partai"

Kehormatan tersebut dengan cara konsisten pada keputusan mendukung Prabowo-Hatta pada masa pilpres 2014.

Menurut Fahrul Muzaqqi, pengamat politik Unair, Demokrat sudah dua kali periode berkuasa. Keputusan oposisi politik bisa merugikan ideal program yang selama ini telah dilaksanakan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono).

"Dari situ perjalanan visi-misi yang dijalankan oleh SBY maupun Demokrat sendiri sudah relatif banyak sehingga lebih bermanfaat untuk keberlanjutan visi, misi dan program apabila Demokrat merapat pula ke PDIP utk meneruskan itu."

Walaupun menurut dosen ilmu politik yang hobby mendaki gunung tersebut, keputusan menjadi oposisi yang sehat itu diperlukan sebagai balancing power.*

Irfan

 

back to top