Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

China membatah melakukan serangan cyber

China membatah melakukan serangan cyber

Hong Kong-KoPi- Beijing  membantah telah terlibat dalam spionase cyber dan  bersikeras bahwa justru China adalah korban dari banyak serangan cyber - sebagian besar berasal dari Amerika Serikat.

Hua Chunying, juru bicara kementerian luar negeri, mempertanyakan keakuratan laporan CrowdStrike pada hari Selasa dan mengatakan bahwa China "sangat tidak menyetujui tindakan tertentu oleh pihak AS."

Presiden Obama telah membahas isu serangan cyber dengan patnernya dari China, Xi Jinping. Tapi argumen Obama menjadi beban bagi  Edward Snowden yang menyatakan bahwa agen-agen AS sedang berusaha untuk memantau telekomunikasi Cina Huawei perusahaan.

Para pejabat Cina membayar tinggi akibat dari kemunafikan AS.

"AS seharusnya tidak berpura-pura menjadi korban , sementara ia sendiri menguasai imperium hacker  - dan ini adalah fakta umum yang telah diketahui," kata Hua wartawan di Beijing.

"AS tidak hanya menolak untuk meminta maaf bahkan ters menyalahkan dan menyerang negara lain dengan argumen yang lemah seperti itu."

back to top