Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Batal jadi cawali Surabaya, Dhimam sudah legowo

Batal jadi cawali Surabaya, Dhimam sudah legowo
Surabaya - KoPi Calon wakil walikota Surabaya Dhimam Abror Djuraid menyatakan sudah legowo pada kenyataan dirinya tak diposisikan lagi menjadi calon walikota. Ia menegaskan akan bersinergi dengan calon walikota yang ditunjuk Partai Demokrat, Rasiyo.
 

"Yang sudah berlalu biar berlalu. Saya sudah bersepakat dengan Pak Rasiyo untuk bersinergi, saling bahu membahu," ungkap Dhimam, Rabu (12/8).

Ia menyatakan berkompetisi di ajang Pilwali Surabaya bukan sebuah perjuangan yang ringan, karena itu ia harus menjaga kekompakan. 

"Pengalaman Pak Rasiyo di birokrasi, digabung dengan pengalaman saya di organisasi, sebagai orang media, ini sudah menjadi chemistry. Ini modal kami untuk mengubah Surabaya," tegas mantan Ketua PWI Jatim ini.

Ia mengaku awalnya ia bertekad mendaftar sebagai walikota. Namun belakangan Partai Amanat Nasional yang mengusungnya mengubah posisi Dhimam menjadi calon wakil walikota. Meski demikian, Ketua Harian KONI Jawa Timur ini mengaku tak lagi mempermasalahkan hal tersebut

"Ini kita harus melihat ke depan. Awalnya saya memang punya niat maju sebagai calon walikota. Saya berterimakasih pada PAN karena mengusung saya. Tapi akhirnya saya serahkan semua keputusan pada DPP, karena yang menentukan DPP PAN dan DPP Demokrat. Kami berdua di sini siap, siapapun yang dijadikan nomor satu, siapa yang jadi nomor dua," ujar Dhimam.

back to top