Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

AS dan negara koalisi membombardir IS

AS dan negara koalisi membombardir IS

Washington-KoPi|Amerika Serikat dan pasukan militer negara koalisi gencar melakukan serangan udara terhadap Negara Islam (IS) di Suriah dan Irak selama dua hari terakhir, kata Departemen Pertahanan AS Senin lalu.

Tercatat mereka melakukan 14 kali serangan udara termasuk penjatuhan bom di Suriah. Sementara di irak serangan terjadi enam kali serangan, dirilis oleh Departemen Pertahanan.

Serangan udara di Suriah menghancurkan IS '12 pos pertahanan pertempuran, lima unit penyimpanan minyak mentah, dua kendaraan lapis baja dan kontainer, kata pernyataan itu.

Sementara itu, serangan udara terhadap IS di Irak menghancurkan empat pos, dua ekskavator dan tiga kendaraan.

Negara koalisi yang melakukan serangan udara di Irak seperti Amerika Serikat, Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Perancis, Belanda dan Inggris.

Sedangkan Negara koalisi yang melakukan serangan udara di Suriah seperti Amerika Serikat, Bahrain, Yordania, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top