Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Amin Rais restui loncat ke KIH dengan syarat

Amin Rais restui loncat ke KIH dengan syarat

Jogjakarta-KoPi| Muhammad Amien Rais sesepuh Partai Amanat Nasional menyatakan merestui langkah Ketua Umum Zulkifli Hasan bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat pimpinan PDIP. Penyataan itu disampaikan kepada wartawan di pendopo rumahnya di Sawitsari, Condongcatur, Depok, Sleman, Kamis, 3 September 2015.
Ketua Majelis kehormatan Partai Amanat Nasional sekaligus pendiri PAN ini restu dia disertai syarat-syarat di antaranya koalisi itu harus membesarkan Jokowi.

"Bila Golkar berhasil dipecah, PPP berhasil diadudomba, maka rangkulan pemerintah kepada PAN bisa menjadi rangkulan maut," ujar Amien Rais.

Amien Rais juga mengaku sejak awal PAN punya opsi berjuang di luar pemerintahan sebagai oposisi yang rasional, etis dan bertanggung jawab.

"Berjuang di luar juga mulia, semulia yang berada di dalam pemerintahan. Namun pilihan bergabung juga bisa dilakukan demi kepentingan bangsa," kata Amin.

Untuk itu Amin Rais mengaku masih menunggu dan mempelajari bagaimana perkemabngan koalisi ke depan. Menurutnya koalisi ini harus bermuara pada koalisi nasional yang benar-benar bekerja untuk kepentingan bangsa, bukan sekedar manuver politik.

"Kalau tidak menjadi ke koalisi yang lebih besar, PAN tidak perlu malu untuk menarik diri. Ini langkah awal untuk jangka panjang," jelasnya.

Demi kepentingan tersebut, Amin menyampaikan syarat pada Jokowi dan Jusuf Kalla untuk menggelar pertemuan besar dari berbagai elemen masyarakat seperti unsur lembaga negara, TNI, Polri, ketua umum partai dan agama.

Amien Rais mengingatkan kondisi bangsa yang lagi susah seperti ini hanya bisa dihadapi dalam suasana saling percaya.

"Resepnya cuma satu, semua elemen bangsa duduk bersama dalam suasana saling percaya. Tujuannya andaikata downward spiral ekonomi Indonesia terpaksa harus terjadi, bangunan politik nasional tidak boleh goyah," kata Amien.

back to top