Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Ada kecurangan, Jokowi terpilih presiden

Ada kecurangan, Jokowi terpilih presiden

Jakarta-Kopi. KPU (Komisi Pemilihan Umum) pada pukul 21.32 hari ini (22/7) telah menyatakan Jokowi sebagai presiden terpilih 2014-2019. Pasangan Jokowi dan JK memperoleh 53.15 persen suara melawan Prabowo dan Hatta yang memperoleh 46. 85 persen.



Demikian ketua KPU Husni Kamal Malik di kantor pusat KPU, Jakarta. Namun demikian, Prabowo Subiato pada sore hari menyampaikan siaran pers yang menyatakan mundur dari pilpres 2014. Menurutnya ada kecurangan dalam prilpres.

Prabowo dalam pidatonya menyampaikan bahwa pelaksanaan pilpres sudah dicurangi. Prabowo menyatakan bahwa terdapat kecurangan dalam pelaksanaan pencoblosan. Contoh, Papua terdapat 14 kabupaten tidak pernah ikut pemilu namun ada hasil pemilu.

Ada 5000 lebih TPS di DKI Jakarta terjadi kecurangan dan ada rekomendasi PSU namun tidak digubrik KPU.

Berdasar pada dugaan kecurangan tersebut Prabowo Subianto menyatakan:

1. Proses penyelenggaraan pilpres yang diselenggarakan oleh KPU bermasalah. Sebagai pelaksana, KPU tidak adil dan tidak terbuka. Banyak peraturan main yang dibuat justru dilanggar sendiri oleh KPU.

2. Rekomendasi Bawaslu banyak diabaikan oleh KPU.

3. Ditemukannya banyak tindak pidana Pemilu yang dilakukan oleh penyelenggara dan pihak asing.

4. KPU selalu mengalihkan masalah ke MK, seolah-olah setiap keberatan harus diselesaikan di MK padahal sumber masalahnya di KPU.

5. Telah terjadi kecurangan masif dan sistematis untuk mempengaruhi hasil pemilu presiden.

Prabowo menyatakan bahwa mereka akan menggunakan

hak konstitusional menolak pelaksanaan Pilpres 2014 yang cacat hukum. Mereka menarik diri dari proses yang sedang berlangsung. Prabowo menginstruksikan kepada saksi-saksi yang sedang mengikuti proses rekapitulasi di KPU untuk tidak melanjutkan.*

 

Reporter: E. Hermawan

 

back to top