Menu
Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah Kejuruan Industri

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah…

Jogja-KoPi|Kementerian ...

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari Komunikasi Interpersonal

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari…

Sleman-KoPi| Lulusan dari...

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untu…

Jogja-KoPi|Kepolisian R...

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Muhammadiyah menyatakan sikap terkait bencana lingkungan

Muhammadiyah menyatakan sikap terka…

Bantul-KoPi| Majelis Li...

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

Mendikbud meresmikan Museum dan Gal…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Para orangtua harus pahami kebutuhan anak difabel

Para orangtua harus pahami kebutuha…

Bantul-KoPi|Pola asuh ana...

Prev Next

UGM suplai logistik pakan hewan korban bencana

UGM suplai logistik pakan hewan korban bencana
YOGYAKARTA, 08 OKTOBER 2017 – Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerjasama dengan Tim Posko Bersama mengirimkan suplai logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam Gunung Agung, Karangasem, Bali.
 
“Fapet UGM dan Tim Posko Bersama telah mensuplai logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam Gunung Agung, di Bali,” ujar Kordinator Posko Bersama, Bambang Suwignyo, Ph.D, dalam keterangan tertulisnya usai menerima laporan pemberian logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam di Gunung Agung, Bali, di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Minggu (08/10/2017).
 
Bambang menjelaskan, berdasarkan informasi dari Satuan Tugas (Satgas) Peternakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini ada sekitar 4.678 ternak terevakuasi dari zone merah atau dibawah jarak 12 km dari target 20 ribu posko yang terdistribusi dalam 40 posko. 
 
Ternak, kata dia, di dominasi oleh sapi dengan jumlah sebanyak 4.053 ekor. Oleh karena itu, lanjutnya, pakan juga diperlukan agar para pemilik sapi tidak perlu kembali masuk ke zone merah untuk mencari pakan bagi ternaknya.
 
Hindari Bahaya
 
Bambang menjelaskan, jika para peternak kembali ke zone merah, maka akan sangat berisiko dan membahayakan keselamatan peternak.
 
Itu sebab, upaya menjauhkan orang dan ternak dari bahaya erupsi Gunung Agung bisa sia-sia jika setelah evakuasi dan berada di pengungsian pada zone aman, namun masih ada peternak yang masuk zone merah karena alasan mencari pakan ternaknya.
 
“Kita semua tidak ada yang tahu, sampai kapan aktivitas rescue akan berlangsung, karena sangat tergantung pada status Gunung Agung. Karena itu, Posko Bersama siap membantu menyalurkan bantuan para dermawan untuk kemanusiaan di Bali,” jelas Bambang yang juga Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fapet UGM itu.
 
Sinergi Bersama
 
Lebih jauh, Bambang menuturkan bahwa Posko Bersama Fapet UGM merupakan bentukan dan hasil kerjasama dengan ISPI, Gapuspindo, AINI, Persepsi, dan FPPTI. Tim Posko Bersama, ucap dia, telah bekerja sama hampir 10 hari dan bahu-membahu dengan berbagai elemen rescue Gunung Agung, seperti Satgas Ternak BNPB, dan yang lainnya.
 
“Kami juga bersinergi bersama perguruan tinggi setempat, seperti Universitas Udayana untuk bekerja bagi atas nama kepedulian dan kemanusiaan. Fokus kami ada pada penanganan ternak terdampak aktivitas Gunung Agung yang berstatus Awas,” papar Bambang lagi. 
 
Distribusi Pakan
 
Ia menambahkan, Fapet UGM, Gapuspindo, ISPI dan PT Widodo Makmur melalui Posko Bersama telah melakukan dropping pakan berupa konsentrat, sejumlah 21 ton. Sedangkan Universitas Udayana, Bali melakukan dropping jerami padi pada Sabtu-Ahad (7- 8 Oktober 2017).
 
Serah terima dari relawan Posko Bersama diwakili Humaidi dan Surah, serta diterima oleh IKG Natakusuma sebagai Satgas Ternak BNPB. 
 
“Pak Nata sangat sumringah dan menyampaikan apresiasi terimakasih atas support pakan dan kerjasama Posko Bersama selama ini. Untuk selanjutnya pakan tersebut akan didistribusikan oleh BNPB sesuai keperluan, karena mereka menerapkan satu pintu masuk dan keluar atas setiap bantuan,” tandas Bambang menutup keterangan tertulisnya. 
 
 
back to top