Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Impor berawal dari regulasi yang tidak jelas

Impor berawal dari regulasi yang tidak jelas

Yogyakarta-KoPi- Setiap hari masyarakat DIY mendapatkan pasokan 80.000 ekor Ayam Bloiler. Jumlah ini tidak sedikit, membuat masyarakat berlomba-lomba dalam memanfaatkan peluang bisnis ini. Namun yang disayangkan adalah kurangnya kontrol dari pihak pemerintah, dan dampaknya adalah harga yang tidak stabil.

Sistem yang menggunakan konsep inti plasma ini, dinilai menguntungkan pihak yang mempunyai modal besar. Bagi masyarakat yang tidak mempunyai modal akan kesulitan dalam kemandirian beternak, maka jalan satu-satunya adalah bermitra dengan perusahaan-perusahaan Ayam Bloiler yang ada.

Ketidakjelasan regulasi akan memungkinkan pihak asing menggempur pasar lokal, dan tentu menjatuhkan banyak pelaku bisnis yang bermodal pas-pasan. Selama ini regulasi hanya berjalan di pusat, dan sebatas kontrol Grand Parent (GP) impor ayam bloiler.

“Di dinas sendiri belum ada regulasi terkait Ayam Bloiler, regulasi hanya ada di pusat dan itu sebatas kontrol Grand Parent (GP) impor Ayam Bloiler” ujar Soetarno selaku ketua bidang peternakan, Dinas Pertanian Yogyakarta. Senin (13/10).

Ketidak terlibatan pemerintah dalam bisnis ini, membuat perusahaan-perusahaan Ayam Bloiler terpaksa mengimpor (Daily Old Chicken) DOC, pangan dan vaksin. Hal ini berdampak pada harga penjualan ayam potong yang saat ini mencapai 28ribu/kg. Jika pemerintah mampu menyediakan DOC, pangan dan vaksin, maka harga dapat ditekan lebih rendah lagi.

Reporter: Haerul Mustakim

back to top