Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

FAPET: PENGEMASAN PRODUK MAKANAN TINGKATKAN MUTU PRODUK

2) Dosen di Laboratorium Teknologi Daging Fapet UGM, Dr. Endy Triyannanto (kiri) menyampaikan materi tentang Perkembangan Pengemasan Produk Olahan Daging, pada seminar bertajuk ‘Pelatihan Kemasan dan Aplikasinya untuk Produk Makanan Olahan Ternak,’ yang berlangsung di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Jumat (25/08/2017). 2) Dosen di Laboratorium Teknologi Daging Fapet UGM, Dr. Endy Triyannanto (kiri) menyampaikan materi tentang Perkembangan Pengemasan Produk Olahan Daging, pada seminar bertajuk ‘Pelatihan Kemasan dan Aplikasinya untuk Produk Makanan Olahan Ternak,’ yang berlangsung di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Jumat (25/08/2017).

YOGYAKARTA, 25 AGUSTUS 2017 – Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan, pengemasan produk makanan dapat meningkatkan mutu dari produk-produk makanan, khususnya olahan ternak.

Hal itu disampaikan Dekan Fapet UGM Prof. Dr. Ali Agus dalam siaran persnya pada seminar rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-48 Fakultas Peternakan UGM, bertajuk ‘Pelatihan Kemasan dan Aplikasinya untuk Produk Makanan Olahan Ternak,’ yang berlangsung di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Jumat (25/08/2017).

Menurut Prof Ali, pengemasan atau packaging merupakan upaya pembungkusan, pewadahan atau pengepakan yang memiliki peranan sangat penting untuk memperpanjang umur simpan bahan.

Selain itu, kata Prof Ali, juga dapat mencegah dan mengurangi terjadinya kerusakan bahan yang dibungkus, serta mempercantik dan meningkatkan mutu dari suatu produk.

“Peningkatan permintaan pasar mengenai variasi model atau bentuk dan teknologi pengemasan yang canggih serta menarik, mendorong pelaku usaha untuk selalu berinovasi dengan teknik pengemasan yang mereka pilih,” terang Prof Ali.

Pelatihan Pengemasan

Senada dengan itu, Direktur Halal Center Fapet UGM Nanung Danar Dono, PhD menyatakan pelatihan mengenai pengemasan merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mengeksplorasi teknik pengemasan makanan olahan sebagai salah satu cara meningkatkan image brand dari produk.

“Serta untuk meningkatkan penjualan produk di pangsa pasar. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Fakultas Peternakan akan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk asosiasi pengemasan wilayah ASEAN (Asean Packaging Federation), Majelis Ulama Indonesia (MUI), beserta instansi pemerintah terkait,” papar Nanung.

Dengan demikian, tambah dia, diharapkan agar semua tujuan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku usaha terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), masyarakat dengan start-up bisnis, serta mahasiswa.

Kehalalan Produk

Sementara itu, Pimpinan Asian Packaging Federation Ariana Susanti mengatakan, kemasan produk makanan juga mampu mendongkrak nilai jual produk yang diproduksi. Sekaligus juga, memberikan keyakinan dan kenyamanan bagi produsen dan konsumen terkait status kehalalan produk pangan tersebut.

“Pengemasan yang baik akan menjaga tingkat kehalalan suatu produk makanan,” ungkap Ariana.

Terkait labeling produk, kata Ariana, produk kemasan meningkatkan nilai tambah produk makanan olahan ternak yang dikemas secara baik dan menarik. Artinya, melalui kemasan yang baik dan menarik akan meningkatkan minat konsumen terhadap produk tersebut.

back to top