Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Ayam Broiler mengancam kesehatan ?

Ayam Broiler mengancam kesehatan ?
Di Indonesia kebutuhan protein gizi hewani sudah sangat tinggi. Kebutuhan ini pun meningkatkan pebisnis Ayam Broiler di Indonesia. Namun, obat dan vaksin yang diberikan untuk mempercepat pertumbuhan ayam punya dampak kesehatan bagi manusia. Benarkah?

Yogyakarta-KoPi- Kebutuhan pangan bergizi yang mendesak memacu kreativitas para produsen. Awalnya kebutuhan protein dipasok dari ayam lokal namun karena memiliki kelemahan pada waktu lamanya panen. Ayam Broiler menjadi jawaban dari keresahan tersebut. (baca: Asupan Protein Hewani Indonesia Rendah)

“Saat ini Industri peternakan Ayam Broiler sangat maju, hampir di setiap Negara konsen bisnis di sektor ini. Adanya Ayam Broiler itu memang bentuk rekayasa genetik. Kalau ayam lokal kebanyakan baru dipanen dalam waktu enam bulan sedangkan ayam Broiler bisa dipanen usia 35-40 hari”, kata drh. Rondius Solfaine, MP.

Memiliki waktu panen yang singkat 35-40 hari pemeliharaan Ayam Broiler terfokus pada percepatan pertumbuhannya. “Agar cepat tumbuh dan menghasilkan bobot setiap detail waktunya Ayam Broiler dicekokin berbagai obat-obatan dan vaksin”, tambah Rondius.

Lanjut Rondius bahkan bila semakin mendesak dalam usia kurang dari 35 hari ayam broiler sudah dipanen. Tidak jarang beberapa pihak menggunakan vaksin tanpa aturan yang benar.

“Penggunaan dosis vaksin yang berlebihan sering terjadi. Dalam hal ini departemen pertanian sudah mengatur banyak hal dari bahan baku, pakan dan pemakaian obat-obatan. Kecolongannya terletak pada tidak adanya monitoring dari sisi peternak sendiri, tutur Rondius.

Pelaku bisnis yang mengincar keuntungan besar biasa melakukan berbagai cara dengan mengindahkan resiko terburuk yang terjadi.

Dari segi kesehatan penggunaan obat dan vaksin secara berlebihan dapat memicu kanker bila kita banyak mengkonsusmsi Ayam Broiler secara jangka panjang.

Bukan saja kanker, menurut Rondius, mengomsumsi Broiler juga memicu hormon obesitas dan resisten terhadap anti biotik.

"Lihat saja anak-anak sekarang yang terbiasa makan ayam goreng, tubuhnya besar-besar, gendut dan ringkih," demikian Rondius menjelaskan.

back to top