Menu
Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Fatma Saifullah Yusuf Raih Pengharg…

Surabaya-KoPi| Istri Waki...

Dari yang tersimpan

Dari yang tersimpan

Catatan Ugo Untoro atas P...

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut panik

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut pani…

Tuban-KoPi| Wakil Gubernu...

Muhammadiyah mendukung proses penegakkan hukum terhadap Setya Novanto

Muhammadiyah mendukung proses peneg…

Jogja-KoPi|Ketua umum PP ...

Peneliti : Mayoritas usaha persusuan dikelola secara tradisional

Peneliti : Mayoritas usaha persusua…

Jogja-KoPi| Peneliti Bida...

Gus Ipul : Industri pariwisata memerlukan infrastruktur yang memadai

Gus Ipul : Industri pariwisata meme…

Surabaya-KoPi| Pembanguna...

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 20…

Jogja-KoPi| Bayu Prihanto...

Australia kabulkan gugatan Petani Rumput Laut

Australia kabulkan gugatan Petani R…

Kupang-KoPi|Pengadilan Fe...

Sektor pekerja informal tantangan terbesar target BPJS Kesehatan di 2019

Sektor pekerja informal tantangan t…

Jogja-KoPi|Pakar Jaminan ...

Prev Next

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga Dr. H. Waryono. M.Ag., (kiri) bersama pemateri Menulis Opini M. Syarif Hidayatullah (tengah) dan pemateri Menulis Populer Raja Napitupulu (kanan), menyampaikan sambutan dalam acara Pelatihan Menulis Populer dan Opini bertema "Menulis itu Mudah", di Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Jumat (13/10/2017). Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga mengapresiasi dan mendukung kegiatan menulis populer yang berbasis data ilmiah kepada masyarakat luas, sebagai upaya meminimalisasi penyebaran gerakan radikalisme dan hoax di kalangan akademisi Indonesia. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga Dr. H. Waryono. M.Ag., (kiri) bersama pemateri Menulis Opini M. Syarif Hidayatullah (tengah) dan pemateri Menulis Populer Raja Napitupulu (kanan), menyampaikan sambutan dalam acara Pelatihan Menulis Populer dan Opini bertema "Menulis itu Mudah", di Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Jumat (13/10/2017). Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga mengapresiasi dan mendukung kegiatan menulis populer yang berbasis data ilmiah kepada masyarakat luas, sebagai upaya meminimalisasi penyebaran gerakan radikalisme dan hoax di kalangan akademisi Indonesia.

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 2017 – Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Dr. Waryono, M.Ag., menegaskan gerakan menulis populer di kalangan akademisi dan peneliti, dipastikan mampu menurunkan penyebaran sikap radikalis di kalangan peneliti.

 

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Pelatihan Menulis Populer dan Opini, yang berlangsung di Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Jumat (13/10/2017).

 

“Pelatihan menulis populer dan opini mampu menurunkan penyebaran sikap radikalis di kalangan masyarakat Indonesias,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, dengan menulis populer yang didasarkan pada data-data dan karya tulis ilmiah, maka pemberitaan yang beredar di masyarakat diwarnai oleh informasi yang akurat.

 

Sebab setiap tulisan ilmiah yang dilakukan peneliti telah melewati saringan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

 

Dampaknya, jelas Dr Waryono, masyarakat tidak serta merta menggunakan pendekatan keagamaan untuk membenarkan tindakannya. Dengan demikian, tindakan radikalisme dapat diminimalisasi.

 

“Ada pencerahan yang didapatkan masyarakat dari penulisan populer,” papar dia.

 

Antisipasi Hoax

 

Selain itu, penyebaran tulisan populer berdasarkan karya ilmiah juga dapat meningkatkan kecerdasan masyarakat yang membacanya. Sehingga bisa lebih selektif dalam memilah informasi yang perlu dibaca dan yang tidak.

 

“Menulis populer juga dapat menurunkan penyebaran hoax atau berita palsu yang beredar di masyarakat Indonesia. Sehingga masyarakat tidak terpengaruh untuk bertindak yang tidak tepat,” papar dia.

 

Menurutnya, penulisan populer sangat penting bagi kalangan mahasiswa sebagai bagian dari kalangan akademisi dan peneliti. Apalagi mahasiswa merupakan tulang punggung bangsa yang harus berjuang bagi penyebaran berita-berita produktif dan edukatif. 

 

“Kebiasaan untuk menulis populer akan mendorong mahaiswa untuk menyebarkan informasi berbabasis data yang akurat. Hal itu tentunya akan mencegah penyebaran berita hoax dan sifat radikal di kalangan kampus. Dan kami menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya perguruan tinggi mengantisipasi penyebaran gerakan radikalisme dan hoax,” 

back to top