Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

UN online akan baik-baik saja

UN online akan baik-baik saja
Surabaya – KoPi | Jika melihat ketergesaan pada uji coba Ujian Nasional (UN) secara online di beberapa SMA dan SMK di Surabaya, patutlah muncul kekhawatiran mengenai pelaksanaan event tersebut. Siswa dan sekolah di Surabaya mengaku baru mendapat pemberitahuan mengenai teknis pelaksanaan ujian tersebut pada Februari lalu, atau 2 bulan sebelum UN.

 

Kekhawatiran utama adalah ketidakstabilan server yang dipakai. Maklum, jika server masih dalam kondisi rawan, ada kemungkinan data yang dimasukkan bisa hilang. Itu pula yang menjadi alasan mengapa Surabaya menjadi salah satu kota yang ditunjuk menjalani UN online pertama.

Mantan Ketua Dewan Pendidikan Surabaya Daniel M. Rosyid mengatakan siswa tak perlu khawatir mengenai infrastruktur dan teknis pelaksanaan UN online. Ia yakin Kota Surabaya memiliki infrastruktur yang memadai untuk ujian tersebut. 

“Saya kira UN online di Surabaya untuk sekolah dengan prasaran IT yang cukup tidak akan bermasalah,” ujarnya kepada KoranOpini. 

Daniel mengatakan persoalannya bukan pada rincian teknisnya, tetapi pada ekosistem sosial budaya yang melingkupi praktik UN. Selama ini UN selalu menjadi ajang kebanggan bagi sekolah, sehingga membebani siswa karena siswa dipatok standar yang tinggi.

“Selama UN online tidak menentukan kelulusan dan tidak diposisikan sebagai taruhan besar bagi anak, guru, dan sekolah, saya kira UN online akan baik-baik saja,” ungkapnya.

 

back to top