Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

Sleman-KoPi| Universitas Gadjah Mada mewisuda sebanyak 1.354 orang lulusan program sarjana dan Diploma, terdiri 1.105 orang sarjana, 249 Diploma, termasuk diantaranya 36 orang lulusan Diploma IV. Diantara para wisudawan baru tersebut terdapat lulusan penerima beasiswa Bidikmisi yakni 162 orang lulusan Sarjana dan 16 Diploma. Sementara lulusan yang berasal dari daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) terdiri 30 orang lulusan program sarjana dan 9 orang Diploma.

 

Masa studi rata rata untuk lulusan program sarjana adalah 4 tahun 5 bulan. Masa studi  tersingkat di raih Romi Hisyam Muhammad dari prodi Manajemen dan Kebijakan Publik, Fisipol, yang lulus dalam waktu  3 tahun 5 bulan 5 hari. Masa studi rata-rata untuk program Diploma adalah 3 tahun 3 bulan. Wisudawan dengan predikat masa studi tersingkat diraih oleh Ihya Ulumuddin dari prodi Metrologi dan Instrumentasi, Sekolah Vokasi, yang lulus dalam waktu 2 tahun 5 bulan 7 hari.

Lulusan termuda untuk program sarjana diraih oleh Felix Giovanni Virgo dari prodi Ilmu Komputer, MIPA, yang lulus pada usia 19 tahun 5 bulan 22 hari. Sedangkan lulusan termuda untuk Program Diploma diraih oleh Amelia Wahyu Ariana dari prodi D3 Akuntansi yang lulus pada usia 19 tahun.

Indeks Predikat Kumulatif (IPK) rata-rata untuk program sarjana adalah 3,39. Wisudawan dengan IPK tertinggi diraih oleh Danny Agus Pramana Wahyudi dari prodi Kedokteran, FKKMK, yang lulus dengan IPK 4,00. Sedangkan IPK rata-rata untuk program Diploma adalah 3,43, adapun wisudawan peraih IPK tertinggi diraih oleh Nanda Eka Puspita dari D3 Akuntansi Sekolah Vokasi yang lulus dengan IPK 3,91.

Salah satu wakil wisudawan, Fadella Nur Almira dari prodi Ilmu dan Industri Peternakan, Fakultas Peternakan, mengatakan prosesi wisuda yang diikuti hari ini tidak lepas dari jerih payah para dosen yang selama ini mendidik dan membimbing mereka hingga lulus.

 “Termasuk juga para tendik dalam sarana pnunjang serta orang tua yang telah memberikan dukungan materil dan moril agar bisa belajar dengan lancar,” ujar Fadella dalam upacara prosesi wisuda di Grha Sabha Pramana, Rabu (23/5).

Menurutnya upacara penyematan toga wisuda sebagai tanda kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan untuk menggapai cita-cita.

 “Hari ini bukan akhir mimpi kita, tapi gerbang menuju masa depan yang sesungguhnya. Masa depan, dimana kita bukan sebagai penonton namun menjadi pemain dan penentu untuk hadir menjawab persoalan negeri,” katanya.

Meski sudah menyandang status sebagai alumni UGM, imbuhnya, ia mengharapkan para rekan sesama wisudawan untuk selalu menjalin silaturahmi dengan almamater sekaligus mengharumkan nama universitas melalui profesi yang ditekuni masing-masing.

Rektor UGM Prof.Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., mengatakan para lulusan yang baru saja diwisuda hari ini akan menjadi bagian keluarga besar alumni Universitas Gadjah Mada yang kini sebagian besar telah berkiprah di berbagai bidang, tersebar di berbagai pelosok daerah serta di berbagai belahan dunia.

Dalam kesempatan itu, Rektor menegaskan bahwa lulusan UGM memiliki prestasi yang cemerlang. Namun begitu, dunia kerja yang akan dihadapi saat ini jauh berbeda dengan adanya perkembangan revolusi industri 4,00. 

“Jenis pekerjaan sudah berubah, bisa hilang dan muncul jenis pekerjaan baru yang belum terbayangkan sebelumnya, sehingga diperlukan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Menurut Rektor, pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki para wisudawan selama belajar di kampus menjadi bekal dalam mengahdapi perubahan tersebut dengan tetap menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat. 

“Jadilah pembelajar yang tangguh di tengah era perubahan yang pesat,” katanya.

Rektor juga berpesan agar para wisudawan dimana pun berkarya untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. 

“Kami ingin menitipkan sebuah pesan, dimana pun Anda bekerja, tetapkan  bekerja untuk kepentingan orang banyak,” pungkasnya. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

 

back to top