Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

UGM diskusikan isu Antraks

UGM diskusikan isu Antraks

Sleman-KoPi| Fakultas Peternakan dan Kedokteran UGM mengadakan workshop dan diskusi sosialisasi antraks di Auditorium Fakultas Peternakan, Rabu (25/1).

Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ali Agus, DAA,.DEA menjelaskan acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam pada penyakit antraks.

Menurutnya, gambaran tentang antraks, proses, gejala, dan dampaknya dirasa masih belum terlalu jelas diketahui masyarakat.

Dengan mengundang masyarakat dari kalangan peternakan, mahasiswa dan masyarakat luas, Agus berharap agar Workshop ini menjadi momentum untuk mengatasi antraks.

"Tujuan dari workshop ini lebih ke pemahaman, sosialisasi, setelah itu kita akan mampu melakukan mitigasi bencana, semua itu harus diawali dengan pemahaman komprehnesif," ujarnya.

Prof. Dr. Ali Agus, DAA,.DEA pun menjelaskan acara ini bertujuan agar menepis berita-berita Hoax yang beredar di media sosial.

Sudah menjadi kewajiban instansi yang berkaitan dengan antraks untuk menjelaskan tentang antraks secara akurat dan komprehensif dan merupakan salah satu upaya dari pihak UGM memberikan respons yang cepat.

Acara ini sendiri merupakan kerja sama antar dua fakultas UGM, Peternakan dan Kedokteran Hewan. Dekan Fakultas Kedokteran Hewan, Prof. Dr. Drh. Siti Isriana Oktavia Salasfia , juga menjelaskan kewajiban instansi akademisi untuk memberikan respons akurat.

"Ini adalah perwujudan kita sebagai instan akademisi untuk memberi informasi yang akurat, agar berdampak menenangkan masyarakat," jelasnya.

Prof. Dr. Drh. Siti Isriana Oktavia Salasfia, mengingatkan kembali untuk penyakit- penyakit dari hewan (zoonosis) memang sudah tersebar dimana-dimana. Dan instansi terkait ,seperti UGM, balai vet, dan lembaga pemerintahan lainnya bertugas untuk menjelaskan epidemik ini, serta mengurangi rasa takut masyarakat dengan penjelasan yang akademis.

"Zoonosis ini fakta dan ada disekitar kita , seperti kita berkawan dengan mereka, dan jika kita berkawan dengan penyakit, kita harus memahaminya, jika sudah memahami kita akan mudah untuk menanggulangi dan mengeradikasi penyakit ini", ujarnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top