Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

UGM diskusikan isu Antraks

UGM diskusikan isu Antraks

Sleman-KoPi| Fakultas Peternakan dan Kedokteran UGM mengadakan workshop dan diskusi sosialisasi antraks di Auditorium Fakultas Peternakan, Rabu (25/1).

Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ali Agus, DAA,.DEA menjelaskan acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam pada penyakit antraks.

Menurutnya, gambaran tentang antraks, proses, gejala, dan dampaknya dirasa masih belum terlalu jelas diketahui masyarakat.

Dengan mengundang masyarakat dari kalangan peternakan, mahasiswa dan masyarakat luas, Agus berharap agar Workshop ini menjadi momentum untuk mengatasi antraks.

"Tujuan dari workshop ini lebih ke pemahaman, sosialisasi, setelah itu kita akan mampu melakukan mitigasi bencana, semua itu harus diawali dengan pemahaman komprehnesif," ujarnya.

Prof. Dr. Ali Agus, DAA,.DEA pun menjelaskan acara ini bertujuan agar menepis berita-berita Hoax yang beredar di media sosial.

Sudah menjadi kewajiban instansi yang berkaitan dengan antraks untuk menjelaskan tentang antraks secara akurat dan komprehensif dan merupakan salah satu upaya dari pihak UGM memberikan respons yang cepat.

Acara ini sendiri merupakan kerja sama antar dua fakultas UGM, Peternakan dan Kedokteran Hewan. Dekan Fakultas Kedokteran Hewan, Prof. Dr. Drh. Siti Isriana Oktavia Salasfia , juga menjelaskan kewajiban instansi akademisi untuk memberikan respons akurat.

"Ini adalah perwujudan kita sebagai instan akademisi untuk memberi informasi yang akurat, agar berdampak menenangkan masyarakat," jelasnya.

Prof. Dr. Drh. Siti Isriana Oktavia Salasfia, mengingatkan kembali untuk penyakit- penyakit dari hewan (zoonosis) memang sudah tersebar dimana-dimana. Dan instansi terkait ,seperti UGM, balai vet, dan lembaga pemerintahan lainnya bertugas untuk menjelaskan epidemik ini, serta mengurangi rasa takut masyarakat dengan penjelasan yang akademis.

"Zoonosis ini fakta dan ada disekitar kita , seperti kita berkawan dengan mereka, dan jika kita berkawan dengan penyakit, kita harus memahaminya, jika sudah memahami kita akan mudah untuk menanggulangi dan mengeradikasi penyakit ini", ujarnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top