Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

UAJY Fasilitasi Kedutaan Besar Amerika Serikat adakan YSEALI

UAJY Fasilitasi Kedutaan Besar Amerika Serikat adakan YSEALI

Sleman-KoPi| Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) memiliki komitmen untuk membuka diri terhadap kerjasama internasional dan menjadi tempat diadakannya dialog antar budaya dari seluruh dunia.

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan UAJY menjadi fasilitator para peserta program Young Southeast Asian Leader Initiative (YSEALI) dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk belajar mengenai budaya, bahasa, dan kehidupan sosial masyarakat Jawa.

Program ini diikuti oleh sepuluh mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia dan mahasiswa Puget Sound University, USA. Program ini dibentuk sejak tahun 2013 dan diinisiasi oleh mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama ini salah satunya bertujuan menguatkan hubungan antara Amerika Serikat dan komunitas negara ASEAN dalam bidang lingkungan, sumber daya alam, kewirausahaan, dan ekonomi.

Selama dua minggu berada di Yogyakarta yaitu mulai dari tanggal 24 Mei-5 Juni 2017 para peserta program YSEALI belajar tentang cara membuat batik, mengunjungi desa-desa, Candi Borobudur, belajar Bahasa Indonesia dan berusaha memahami problematika budaya masyarakat Jawa.

Setelah selama dua minggu mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan kebudayaan maka pada hari Senin, 5 Juni 2017 diadakanlah closing ceremony sebagai penutup dari program dari YSEALI ini. Acara closing ceremony dibuka dengan penampilan Tari Nawang Sekar oleh dua mahasiswa UAJY yang berasal dari Madagaskar dan Timor Leste dan dilanjutkan dengan sharing pengalaman tentang kesan dan pesan setelah mengikuti program YSEALI selama dua minggu.

“Meskipun baru dua minggu berada di Indonesia saya dan juga murid-murid lainnya yang dari Amerika sudah mendapatkan teman dekat dari Indonesia, selain itu Yogyakarta adalah kota budaya yang indah dan menakjubkan,” ujar Austin Daniel salah satu mahasiswa dari University of Puget Sound.

“Melalui program YSEALI yang diadakan di Yogyakarta dan difasilitasi oleh UAJY ini kami berharap budaya dari Yoyakarta tidak hanya dilihat dan dipelajari tapi juga bisa dikenang sehingga di masa depan para mahasiswa dari Amerika dapat mengajak orang-orang dari Amerika untuk datang ke Yogyakarta dan juga untuk memperkuat hubungan mereka dengan Yogyakarta,” ujar Agus Putranto M.Si Kepala Kantor Kerjasama dan Promosi UAJY.

.

back to top