Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

IMG 7949

Bantul-KoPi| Globalisasi tanpa disadari sudah memaksa setiap orang berbaur dengan segala macam bentuk teknologi. Karena dengan adanya teknologi akan mempermudah semua kebutuhan manusia. Selain itu, keberadaan teknologi yang semakin canggih seharusnya juga bisa meningkatkan harkat dan martabat manusia.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Riefqi Muna, PhD selaku CO Founder Research and Observation Tecnology and Society (Roots), dalam Public Leture bertajuk “New Technologies, security, and future International Relations”.

Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Magister Ilmu Hubungan Internasional, Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini dilaksanakan pada Kamis (22/02) di Ruang Sidang Pascasarjana UMY.

Riefqi Muna, Ph.D menyampaikan bahwa jika melihat kecanggihan teknologi yang semakin berkembang saat ini, kualitas sumber daya manusia juga harus mumpuni dalam bidang teknologi. Dengan kata lain, manusia bisa menyesuaikan dirinya dengan keberadaan teknologi.

"Teknologi merupakan perangkat yang dikembangkan sesuai kebutuhan dan kepentingan manusia. Penggunaan teknologi dalam konteks kemanusiaan harus diarahkan ke hal yang bersifat positif. Secara teknis teknologi juga digunakan dalam sektor kemiliteran seperti persenjataan dan pada sektor sipil seperti pengembangan transportasi dan industri. Selain itu masyarakat juga perlu adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang semakin mudah diakses oleh masyarakat global,” papar Riefqi.

Kemudian proses pengenalan teknologi perlu disampaikakan kepada semua penjuru masyarakat Indonesia, karena masih banyak masyarakat yang belum mempunyai fasilitas teknologi terbarukan.

“Tidak hanya teknologinya saja yang dikenalkan, akan tetapi konten, penggunaan teknologi, informasi dan etika berteknolgi harus disampaikan kepada semua masyarakat. Hal ini bisa dilakukan dengan cara literasi agar masyarakat memiliki kesadaran dan bijak dalam menggunakan teknologi. Maka lliterasi baca juga sangat diperlukan karena akan berpengaruh terhadap cara masyarakat menggunakan teknologi dan mempertimbangkan konten yang akan dipublikasi,” ujar Riefqi yang merupakan alumni Hubungan Internasional UMY.

Pemahaman security juga sangat diperlukan oleh masyarakat, karena security ini merupakan sistem keamanan informasi yang diaplikasikan pada sebuah sistem teknologi.

“Kemajuan teknologi informasi telah berkembang dengan pesat sehingga menjadikan sebagai suatu lahan baru bagi pelaku tindak kriminal untuk menjalankan aksinya. Maka pengawasan juga perlu dilakukan, agar tidak terjadi kebocoran data. Karena saat ini semakin hari semakin banyak transaksi sehingga kemunculan cyber crime sangat dimungkinkan. Selain itu, sistem keamanan pada sebuah negara juga harus diperhatikan serta tidak boleh ceroboh dalam menggunakan sistem keamanan negara. Karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap kedaulatan negara.” tandasnya. (Sumali)

back to top