Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Targetkan peserta dari seluruh Indonesia, kompetisi Soprema 2018 tambah agenda Inkubasi.

Sleman-KoPi| Youth studies center (YOUSURE) Fakultas ilmu sosial dan politik (FISIPOL) UGM kembali menggelar ajang tahunan kompetisi Sociopreneur Muda Indonesia (Soprema) tahun 2018. Pada tahun ini, beberapa target dan perubahan Soprema pun sudah dicanangkan sejak dibukanya pendaftaran hari ini, Selasa (15/5).
Menginjak usia ketiganya, Ketua Panitia Soeprema tahun 2018, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos, M.Si menjelaskan agenda Soeprema tahun ini akan ditambahkan satu agenda tambahan yaitu Inkubasi Soprema. Secara keseluruhan, Soeprema yang akan digelar di Yogyakarta pada tanggal 12-14 November 2018 ini memiliki empat rangkaian acara yaitu kompetisi socioprenenur muda, inkubasi, expo dan seminar.
 
"Kalau agenda Inkubasi itu yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Nanti di sesi Inkubasi akan ada pendampingan intensif, mentorship, serta inovasi kreatif," jelas Hempri saat Jumpa Pers di Ruang Sidang Dekanat, FISIPOL UGM.
 
Hempri pun mengimbuhkan melalui kegiatan tersebut, Soprema UGM 2018 berkomitmen untuk terus mengembangkan kewirausahaan sosial dengan cara melakukan pendampingan intensif terhadap ide para sociopreneur. Kegiatan Inkubasi Soprema diharapkan para sociopreneur dapat memperoleh ruang untuk mematangkan gagasan, memantapkan ide, memperkuat jejaring, sekaligus memperluas peluang kolaborasi di antara para sociopreneur muda sendiri. 
 
Adapun peserta kegiatan Inkubasi Soprema dapat diikuti oleh para peserta Soprema UGM tahun-tahun sebelumnya, serta peserta kompetisi bisnis sosial lain yang sejenis. Dengan didampingi oleh para sociopreneur berpengalaman, kegiatan Inkubasi Soprema diharapkan dapat mendorong keberlanjutan pengembangan bisnis kewirausahaan sosial yang telah digagas oleh para sociopreneur muda. 
 
Selain penambahan agenda, Hempri juga menyatakan bahwa Soeprema tahun ini optimis menargetkan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia yang berjumlah 33 provinsi. Hal ini melihat dari kompetisi Soprema tahun 2016 yang diikuti peserta dari 22 provinsi dan tahun 2017 yang diikuti peserta dari 29 provinsi di Indonesia. 
 
"Optimisme Soprema UGM 2018 ini berkaca dari keberhasilan penyelenggaraan kegiatan Kompetisi Soprema dua tahun sebelumnya. Pada tahun 2016, jumlah pendaftar Kompetisi Soprema mencapai lebih dari 500 peserta, sedangkan pada tahun 2017 mencapai lebih dari 1.100 peserta yang kemudian disaring menjadi 90 finalis," tambahnya.
 
Pada tahun 2018 ini, seluruh pendaftar kegiatan Kompetisi Soprema akan disaring menjadi 60 finalis. Jumlah finalis ini diambil dari target 33 provinsi di seluruh Indonesia.
 
Direktur pusat kajian Youth sure Fisipol UGM,Dr. M. Najib Azca juga mengungkapkan bahwa target peserta dari seluruh wilayah di Indonesia merupakan salah satu komitmen Yousure untuk menciptakan pemuda yang mampu mengatasi masalah di seluruh daerahnya. Sehingga Soprema ini tidak sekedar kompetisi yang memperebutkan uang puluhan juta saja.
 
"Kita tidak hanya mengandalkan sebagai sebuah event, tapi ini persemaian untuk menjadi leadership yang lebih baik. Kita menginginkan adanya representasi wilayah dari daerah peserta. Seperti setiap wilayah ada satu peserta daerah yang memasuki. Kita harapkan penguatan persemaian dari leadership setiap daerah ini terus berjalan melalui Soprema," tuturnya.
 
Sementara itu Dekan FISIPOL, Dr. Erwan Agus Purwanto juga akan terus mendukung kompetisi Soprema. Program inkubasi ini pun sebenarnya sudah diberlakukan di FISIPOL untuk menyemai potensi benih pengusaha di UGM. 
 
Berkaitan dengan kompetisi sendiri, berbeda dengan tahun lalu yang hanya mengusung dua tema kompetisi, tahun ini terdapat empat tema kompetisi bagi sociopreneur yaitu teknologi dan jasa, pertanian dan kemaritiman, ekologi dan pariwisata serta yang terakhir adalah industri kreatif.
 
Model kategori kompetisi pun tidak berubah seperti tahun lalu yaitu dua kelas, Kick off untuk usia usaha dibawah satu tahun dan start up untuk usia usaha 1hingga 3 tahun. 
 
Pembukaan pendaftaran dimulai sejak tanggal 15 Mei 2018 dan ditutup pada tanggal 1 Agustus 2018. Para calon peserta bisa membuka lama website Soprema untuk mendaftar, mencari seputar informasi terkait Soprema dan melihat berkas-berkas yang perlu disiapkan. Pendaftaran kompetisi tidak dipungut biaya.
 
back to top