Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Takut bocor, naskah UN dapat pengamanan lapis

Takut bocor, naskah UN dapat pengamanan lapis

Yogyakarta-KoPi, Naskah Ujian Nasional (UN) telah didistribusikan dan sampai ke tangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) jum’at kemarin. Sesampainya di Dikpora, selanjutnya naskah UN diamankan di Gedung Olahraga (GOR) Amongrogo dan akan didistribusikan ke sub rayon sabtu besok.

Guna menjamin keamanan naskah soal agar tidak bocor. Pendistribusian tersebut akan melibatkan tim pengawas yang terdiri dari Polisi Daerah Yogyakarta (Polda DIY), tim pengawas dari perguruan tinggi (dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Gajah Mada, red), dan dari Dikpora yakni dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).


“Standarnya (pengamanan, red) harus ada dari Polda, dari  perguruan tinggi, LPMP. Jadi nanti kita memang mengamankan di masing-masing sub rayon kita," terang Rachmad, panitia UN DIY yang ditemui oleh koranopini.com di Kantor Humas Pemkot Yogyakarta (11/04).


Pengamanan Lapis
Pengamanan naskah UN berlaku 24 jam dengan sistim pengamanan terbuka dan tertutup dengan koordinasi dari pihak kepolisian. “Tadi malam kita sudah koordinasi dengan pak kapolri. Jadi ini juga menjadi tanggung jawab kepolisian di masing-masing daerah,” ungkap Rachmad.


Selain itu, tempat penyimpanan naskah UN (baik di GOR Amongrogo, rayon, dan sub rayon, red.) nantinya akan disegel dengan dua macam segel, berupa kunci ganda. Karena Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan soal mengharuskan demikian. Dan naskah soal tidak boleh ditempatkan di luar almari, maka naskah soal akan selalu ditempatkan di dalam almari dan terkunci, demikian juga dengan ruang penyimpanannya.


Saat pendistribusian soal, pengamanan ketat juga diterapkan. “Kita menggunakan sistem pengamana lapis. Senin, soal (naskah soal, red) baru keluar. Soal (naskah soal, red) keluar dari sub rayon, kemudian diambil oleh panitia sekolah yang didampingi oleh pengawas dari pihak perguruan tinggi, dari pengambilan sampai pengembalian naskah UN," jelas Rachmad.

 


Reporter: Usman Hadi

back to top