Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis
Surabaya–KoPi| Siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kini bisa bernafas lega. Pasalnya pada SNMPTN 2016 ini calon mahasiswa Bidikmisi dapat masuk ke perguruan tinggi lewat jalur mana pun, termasuk Jalur Mandiri.
 

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor Universitas Airlangga Prof. M. Nasih. Pada peluncuran SNMPTN dan SBMPTN di Jakarta kemarin (15/1) Panitia Pusat SNMPTN telah sepakat bahwa calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang lolos seleksi Bidikmisi boleh mendaftar ke Jalur Mandiri.

"Ke depan kita dorong siswa-siswa yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga mereka bisa masuk melalui Jalur Mandiri dengan beasiswa Bidikmisi," ungkap Prof. Nasih pada wartawan seusai Sidang Pengukuhan Guru Besar di Universitas Airlangga (16/1).

Keputusan tersebut dibuat dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, siswa dari keluarga kurang mampu tidak mendapat dukungan lebih untuk mengejar prestasi akademis. “Mereka kan tidak ada dana untuk bisa ikut les, juga sibuk membantu orangtua di rumah. Mereka lebih mudah tereliminasi di jalur SNMPTN dan SBMPTN karena tidak bisa belajar dengan optimal,” terang Prof. Nasih.

Meski demikian, lanjut Prof. Nasih, semua calon mahasiswa tetap harus mengikuti tes masuk yang ada. Bidikmisi tidak menjamin calon mahasiswa lolos tanpa tes. Prof. Nasih menyarankan pada calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mendaftar Bidikmisi terlebih dahulu.

"Mereka bisa mengajukan beasiswa Bidikmisi terlebih dahulu. Nanti jika ternyata tidak lolos SNMPTN dan SBMPTN, lalu mendaftar di Jalur Mandiri dan diterima, beasiswa Bidikmisi-nya tidak akan dicabut," katanya.

back to top