Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis
Surabaya–KoPi| Siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kini bisa bernafas lega. Pasalnya pada SNMPTN 2016 ini calon mahasiswa Bidikmisi dapat masuk ke perguruan tinggi lewat jalur mana pun, termasuk Jalur Mandiri.
 

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor Universitas Airlangga Prof. M. Nasih. Pada peluncuran SNMPTN dan SBMPTN di Jakarta kemarin (15/1) Panitia Pusat SNMPTN telah sepakat bahwa calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang lolos seleksi Bidikmisi boleh mendaftar ke Jalur Mandiri.

"Ke depan kita dorong siswa-siswa yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga mereka bisa masuk melalui Jalur Mandiri dengan beasiswa Bidikmisi," ungkap Prof. Nasih pada wartawan seusai Sidang Pengukuhan Guru Besar di Universitas Airlangga (16/1).

Keputusan tersebut dibuat dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, siswa dari keluarga kurang mampu tidak mendapat dukungan lebih untuk mengejar prestasi akademis. “Mereka kan tidak ada dana untuk bisa ikut les, juga sibuk membantu orangtua di rumah. Mereka lebih mudah tereliminasi di jalur SNMPTN dan SBMPTN karena tidak bisa belajar dengan optimal,” terang Prof. Nasih.

Meski demikian, lanjut Prof. Nasih, semua calon mahasiswa tetap harus mengikuti tes masuk yang ada. Bidikmisi tidak menjamin calon mahasiswa lolos tanpa tes. Prof. Nasih menyarankan pada calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mendaftar Bidikmisi terlebih dahulu.

"Mereka bisa mengajukan beasiswa Bidikmisi terlebih dahulu. Nanti jika ternyata tidak lolos SNMPTN dan SBMPTN, lalu mendaftar di Jalur Mandiri dan diterima, beasiswa Bidikmisi-nya tidak akan dicabut," katanya.

back to top