Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis
Surabaya–KoPi| Siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kini bisa bernafas lega. Pasalnya pada SNMPTN 2016 ini calon mahasiswa Bidikmisi dapat masuk ke perguruan tinggi lewat jalur mana pun, termasuk Jalur Mandiri.
 

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor Universitas Airlangga Prof. M. Nasih. Pada peluncuran SNMPTN dan SBMPTN di Jakarta kemarin (15/1) Panitia Pusat SNMPTN telah sepakat bahwa calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang lolos seleksi Bidikmisi boleh mendaftar ke Jalur Mandiri.

"Ke depan kita dorong siswa-siswa yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga mereka bisa masuk melalui Jalur Mandiri dengan beasiswa Bidikmisi," ungkap Prof. Nasih pada wartawan seusai Sidang Pengukuhan Guru Besar di Universitas Airlangga (16/1).

Keputusan tersebut dibuat dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, siswa dari keluarga kurang mampu tidak mendapat dukungan lebih untuk mengejar prestasi akademis. “Mereka kan tidak ada dana untuk bisa ikut les, juga sibuk membantu orangtua di rumah. Mereka lebih mudah tereliminasi di jalur SNMPTN dan SBMPTN karena tidak bisa belajar dengan optimal,” terang Prof. Nasih.

Meski demikian, lanjut Prof. Nasih, semua calon mahasiswa tetap harus mengikuti tes masuk yang ada. Bidikmisi tidak menjamin calon mahasiswa lolos tanpa tes. Prof. Nasih menyarankan pada calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mendaftar Bidikmisi terlebih dahulu.

"Mereka bisa mengajukan beasiswa Bidikmisi terlebih dahulu. Nanti jika ternyata tidak lolos SNMPTN dan SBMPTN, lalu mendaftar di Jalur Mandiri dan diterima, beasiswa Bidikmisi-nya tidak akan dicabut," katanya.

back to top