Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Simon Callow minta lebih banyak ajarkan “Shakespeare” di sekolah

Simon Callow minta lebih banyak ajarkan “Shakespeare” di sekolah

Inggris-KoPi, Shakespeare harus ada dalam “inti sistem pendidikan Inggris”. Hal ini berdasarkan pernyataan aktor ternama, Simon Callow, yang mengungkapkan bahwa karya-karya penyair mengajarkan “pelajaran hidup dasar seperti empati dan bagaimana sejatinya fungsi manusia”.

Callow rencananya akan kembali dengan drama kritisnya yang berjudul Being Shakespeare yang merangkum perjalanan hidup dramawan kenamaan tersebut beserta sejumlah karakter terkenal dan waktu yang mengkisahkan perjalanannya.


Dirinya menyebut Shakespeare sebagai “alat didik yang paling utama. Anda berada dalam suatu keadaan dimana anda mengaktifkan kinerja otak dengan cara yang positif dan praktis. Ini adalah cara yang digunakan untuk menghasilkan karya seni yang hebat.”


Pernyataan Callow ini senada dengan pernyataan Gregory Doran, direktur artistik Royal Shakespeare Company beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa anak-anak yang berumur lima tahun harus diarahkan untuk mempelajari Shakespeare. Doran menemui Sekretaris Pendidikan, Michael Gove, meminta lebih banyak “Shakespeare” untuk diajarkan di sekolah.


Callow menyatakan bahwa dirinya mendukung gerakan Doran. “Ini adalah keberuntungan yang sangat luar biasa dimana kita mendapati bahwa bakat bangsa kita ialah menjadi dramawan,” ujarnya. “Hal ini membuat kita lebih mudah untuk menelusuri simpangan antara manusia dan apa yang membuat mereka lebih tergerak pada drama daripada seni atau puisi. Shakespeare adalah anugerah.”


Callow menambahkan:”Bermain menjadi orang lain itu sangat memberikan pelajaran. Hal ini membuat anda keluar dari prisma pribadi anda dan mengajarkan anda sikap empati. Disini, anda harus memikirkan orang lain.”

 



(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent



back to top