Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Seminar pemilih pemula di UGM

Seminar pemilih pemula di UGM

Yogyakarta-KoPi, Pemilih pemula Pemilu 2014 diperkirakan akan mengalami peningkatan. Hal ini diungkap dalam workshop yang diadakan di UGM Universitas Gajah Mada,Pemilih Pemula, Peluang, Persoalan dan Harapan.Data itu dapat diprediksi melalui data demografi. Jumlah pemuda yang tinggi mencapai 62 juta orang atau sekitar 26 persen.

Tingginya angka pemilih pemula dapat dilihat sebagai potensi, namun dapat pula ditenggarai sebagai persoalan. Dalam proses politik pemilih pemula di tahun 2014 tentu akan menjadi pembelajaran politik yang potensial bagi pembangunan bangsa. Sebaliknya, kemungkinan untuk menjadi golput tentu akan memunculkan kekhawatiran yang menjelaskan bahwa apatisme terhadap proses politik di Indonesia justru semakin nyata.


Disinilah perlu diletakkan secara dini akan arti penting pendidikan politik bagi pemilih pemula yang sebagian masih duduk di bangku sekolah. Di sadari atau tidak hingga detik ini dunia politik masih meletakkan generasi ini sebagai objek sasar saja.
Harapan untuk para pemilih pemula ini begitu besar terhadap generasi penerus bangsa untuk siap meneruskan tongkat estafet kekuasaan. Para pemilih pemula harus kritis dengan sikap dan ide yang tetap konstruktif. Agar bangsa ini akan mampu mewujudkan kehidupan yang lebih baik lagi, demikian Deshinta Dwi Asriani mengungkapkan.


Reporter: Sarah Lee, Winda Efanur FS

back to top