Menu
Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Prev Next

Sekolah Vokasi UGM memprioritaskan lulusan SMK pada PMB 2017

Sekolah Vokasi UGM memprioritaskan lulusan SMK pada PMB 2017

Sleman-KoPi| Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada, Wikan Sakarinto, S.T.,M.Sc.,Ph.D, menerangkan dalam penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun ajaran (T.A)017/2018, Sekolah Vokasi UGM memprioritaskan siswa SMK, khususnya di jalur penelusuran bibit unggul (PBU).

Pihak Sekolah Vokasi UGM paham bahwa siswa SMK akan kesulitan melewati tes masuk sekolah Vokasi UGM. Meski Pihak Vokasi UGM sudah menyiapkan tes masuk dengan tes fisika dan matematika terapan. Wikan memprediksi siswa SMK akan kalah bersaing dengan sekolah SMA yang memiliki nilai tinggi.

"Meski tesnya sudah berbentuk terapan, namun belum tentu mereka yang dari SMK ini dapat lolos tes," ujar Wikan saat jumpa pers di Gedung Sekolah Vokasi,Jumat (17/3)

Sehingga pihaknya memprioritaskan agar siswa SMK masuk sekolah Vokasi tanpa jalur tes atau lewat jalur (PBU). Bentuk prioritas ini dengan dibukanya jalur PBU sekolah Vokasi UGM T.A yang dibuka tanggal 14 Maret dan ditutup pada tanggal 10 April 2017.

Siswa yang ingin mendaftar ke jalur PBU dapat mengikuti alur lewat situs yang sudah disediakan yaitu pmb.sv.ugm.ac.id.
Jalur PBU sekolah Vokasi sendiri dibuka dengan 4 jalur yaitu PBU tidak mampu, PBU kemitraan, PBU berprestasi bidang Ilmu pengetahuan teknologi,olah raga dan seni,dan terakhir PBU SMA,MA dan SMK.

Untuk jalur terakhir ini Wikan berharap agar Siswa SMK yang berprestasi dapat masuk ke sekolah vokasi dengan jalur ini.

Wikan menjelaskan untuk tahun ini sekolah vokasi membuka kuota mahasiswa baru sejumlah 2300 maba per angkatan. Dan Wikan berharap agar maba yang terjaring dari PBU yang merupakan hasil dari Vocational Talent Scouting(VTS) dapat menghasilkan prestasi terbaik untuk sekolah Vokasi UGM.

"Kami berharap agar VTS ini menjadi ujung tombak dari Sekolah Vokasi UGM,"jelasnya.

Dalam PMB T.A 2017/2018,Sekolah Vokasi menawarkan 3 program D4 yang sudah dibuka sejak 2012, yaitu D4 Teknologi Jaringan, D4 Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastrukur Sipil, D4 Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat.
Konsentransi yang akan dibuka tahun ini yaitu Teknik Kemaritiman Perkapalan. Sekolah vokasi juga berencana akan membuka D4 Bahasa Asing Terapan dan D4 Perencanaan Pembangunan Ekonomi Kewilayahan tahun 2017.

Wikan juga menjelaskan alasan memprioritaskan SMK karena mayoritas ilmu yang diajarkan di sekolah Vokasi berupa praktik terapan seperti di SMK. Delapan semester pada prodi D4,Wikan menginformasikan lima semester merupakan kuliah di sekolah Vokasi dan Tiga semester untuk magang/internship.

"Konsep pengembangan Prodi baru 40% teori,60%Praktik. Kurikulum sekolah Vokasi disusun bersama Dosen Sekolah Vokasi dan Industri. Fasilitas Laboratorium dikembangkan bersama di Kampus dan di Industri. Sekolah vokasi memiliki asosiasi profesi memiliki ikatan kuat dengan MoU dengan Industri,Stakeholders, dan Kemitraan,"terang Wikan.

Selain dari pembukaan prodi D4 yang baru,Sekolah Vokasi juga membuka berencana Fasilitas vokasi baru di Wates Kulonprogo dan Sekip. Wikan dalam pungkasnya juga berharap agar Sekolah Vokasi menerima lulusan SMK agar kemampuan yang diasah siswa SMK tidak terbuang secara sia-sia dan dapat disalurkan lewat Sekolah Vokasi. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top