Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Sekolah asrama solusi masalah pendidikan di Papua

Sekolah asrama solusi masalah pendidikan di Papua

Jogja-KoPi| Menteri pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy bersama pemerintah berencana membangun sekolah asrama di Papua.

Muhadjir menyampaikan permasalahan pendidikan di Papua adalah karena faktor spacial atau remote area di Papua. Ia pun memaparkan wilayah Papua memiliki akses pendidikan yang sulit dijangkau dan terpencil.

"Masalah di Papua itu faktor spasial,atau remote area dalam akses pendidikan. Mereka memang harus ada program khusus untuk di daerah pedalaman, dan mereka juga harusnya punya kebijakan yang berbeda pula,"

Ia menjelaskan jarak antara kampung dan sekolah di Papua terbilang cukup jauh. Tidak hanya itu,didalam kampung sendiri, jarak antar kampung mencapai hingga 2 atau 3 kilometer minimal.

Dengan sekolah asrama ,ia berharap siswa tidak perlu berjalan jauh untuk berangkat ke Sekolah.

Meski demikian, ia mengungkapkan masalah saat ini adalah menerapkan sekolah asrama disemua tingkat pendidikan.

"Sayangnya program ini baru bisa dimulai di tingkat menengah ,sekolah dasar belum bisa. Padahal kita ingin problem ini bisa ditangani dengan baik dari SD,"ungkapnya.

Sementara itu,Kemendikbud saat ini masih mengandalkan program pendidikan Afirmasi Siswa Papua ke Jawa untuk mengentasi perbedaan lingkungan pembelajaran dan layanan pendidikan yang dialami Siswa di Papua.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top