Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Sekolah asrama solusi masalah pendidikan di Papua

Sekolah asrama solusi masalah pendidikan di Papua

Jogja-KoPi| Menteri pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy bersama pemerintah berencana membangun sekolah asrama di Papua.

Muhadjir menyampaikan permasalahan pendidikan di Papua adalah karena faktor spacial atau remote area di Papua. Ia pun memaparkan wilayah Papua memiliki akses pendidikan yang sulit dijangkau dan terpencil.

"Masalah di Papua itu faktor spasial,atau remote area dalam akses pendidikan. Mereka memang harus ada program khusus untuk di daerah pedalaman, dan mereka juga harusnya punya kebijakan yang berbeda pula,"

Ia menjelaskan jarak antara kampung dan sekolah di Papua terbilang cukup jauh. Tidak hanya itu,didalam kampung sendiri, jarak antar kampung mencapai hingga 2 atau 3 kilometer minimal.

Dengan sekolah asrama ,ia berharap siswa tidak perlu berjalan jauh untuk berangkat ke Sekolah.

Meski demikian, ia mengungkapkan masalah saat ini adalah menerapkan sekolah asrama disemua tingkat pendidikan.

"Sayangnya program ini baru bisa dimulai di tingkat menengah ,sekolah dasar belum bisa. Padahal kita ingin problem ini bisa ditangani dengan baik dari SD,"ungkapnya.

Sementara itu,Kemendikbud saat ini masih mengandalkan program pendidikan Afirmasi Siswa Papua ke Jawa untuk mengentasi perbedaan lingkungan pembelajaran dan layanan pendidikan yang dialami Siswa di Papua.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top