Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

SBMPTN tinggal menghitung hari, ini persiapannya

SBMPTN tinggal menghitung hari, ini persiapannya
Surabaya - KoPi | Tes ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri) 2015 tinggal menghitung hari. Tes yang dilakukan 8 Juni mendatang merupakan jalur masuk bagi peserta menuju perguruan tinggi.

Ada tiga jenis tes yang akan diuji.  Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
Muhammad, salah satu siswa SMA Muhammadiyah di Surabaya ini mengaku giat dalam mempersiapkan tes SBMPTN mendatang.

“Aku ikut bimbingan belajar yang berada di kawasan komplek, terus juga ikut try out  persiapan yang diadain sama universitas negeri atau bimbingan belajar. Setiap malem juga latihan pake buku-buku soal” ujar Muhammad.

Tidak hanya Muhammad, Rifki yang telah gagal lolos dalam seleksi tahun lalu tetap berjuang di SBMPTN tahun ini. “iya kemaren ga lolos. Jadi nganggur satu tahun. Sekarang ikut tes SBMPTN lagi, belajarnya dari buku-buku yang dibeli di toko buku aja” ujarnya.

Ujian serentak yang akan dilaksanakan awal Juni mendatang telah dinantikan banyak peserta. Meskipun mereka merasa masih takut jika hasil yang tidak memuaskan, namun bagi mereka persiapan yag dilakukan sudah sangat matang. Persiapan doa merupakan salah satu cara yang diimingi oleh Muhammad. 

“intinya berusaha, dan lalu berdoa. Kalaupun belajar giat tapi Tuhan tidak berkehendak bagaimana?” ujarnya. Ia juga memberi saran mengenai tes masuk dari jalur lain. Seperti ujian mandiri yang disediaakan oleh pihak universitas ataupun tes bersama lainnya.

“kalaupun gagal, masih ada jalan lain untuk masuk ke Universitas. Seperti ikut ujian mandiri atau tes seleksi lainnya. Kalopun masih gagal juga, belajar lagi untuk tahun depan” ujar Muhammad. | Labibah

back to top