Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Rektor UGM akhirnya penuhi tuntutan mahasiswa

Rektor UGM akhirnya penuhi tuntutan mahasiswa

Jogja-KoPi| Rektor UGM akhirnya temui mahasiswa UGM yang sedang melakukan aksi di depan Gedung Balaiurang Universitas Gadjah Mada, setelah mengalami negosiasi yang alot selama 7 jam.

Mahasiswa UGM yang tergabung dalam aliansi mahasiswa UGM akhirnya dapat menemui rektor UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati setelah menungu dari pukul 11.00 WIB. Tuntutan yang disuarakan sejak tadi pagi akhirnya mendapatkan jawaban dari rektorat.

Prof. Ir. Dwikorita Karnawati saat menemui mahasiswa di depan Balaiurang mengatakan bahwa Rektor bersama pimpinan fakultas dan beberapa komponen lainnya telah mendengarkam mahasiswa pada tgl 28 April 2016 dan menetapkan bahwa UKT kali ini tetap sama dengan tahun lalu, tidak ada uang pangkal untuk jalur mandiri, UKT yang tidak sesuai akan dipertimbangkan sesuai dengan tanggungan keluarga yang ditanggung bukan hanya dadi tingkat pendapatan.

"Untuk beasiswa PPA akan diupayakan adanya beasiswa lain yang jumlahnya sama dengan beasiswa PPA", jelas Prof. Ir. Dwikorita Karnawati.

Untuk masalah tunjangan tendik, Rektor UGM mengatakan bahwa untuk menurunkan tunjangan tendik harus merubah UU.

"Jika tidak dirubah saya menyalahi aturan, menyalaji kewnangan. Kami telah berusaha bersama PTNBJ lain dalam masalah ini", paparnya.

Sementara itu, Prof. Ir. Dwokorita Karnawati bahwa pihak rektorat sudah mewaspadai tahun 2016 yang tidak ada tukin.

"Kami telah menyiapkan sistem insentif kinerja. Konsepnya adalah untuk legitimasi birokrasi sesuai capaian kinerja", ujar Rektor UGM.

Relokasi kantin Bonbin sendiri kami lakukan untuk memberikan layanam yang terbaik untuk mahasiswa. Kami memindahkannya ke Plaza BI atau ke lembah UGM bagian Timur.

" Kami dari awal telah sepakat untuk menyelamatkan pedangang-pedagang ini, walaupun masa kontrak mereka sudah habis", jelas Prof. Ir. Dwikorita Karnawati.

Untuk mengatur masalah relokasi ini perlu adanya SP 1 dan SP 2 mengingat tanah UGM adalah milik pemerintah dan sultan ground. Menurut Rektor UGM, tanah ini tiap tahunnya akan ada pngecekan, dan saya tidak mungkin menyalahgunakan kewenangan saya", jelasnya.

Upaya yang diberikan rektorat ini akan dikonfirmasi oleh mahasiswa pada tanggal 16 Mei 2016. Disisi akhir penjelasannya Rektor UGM mengucapkan terimah kasih kepada mahasiswa nya.

back to top