Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Rektor dan Mendagri melepas Mahasiswa KKN PPM UGM

Rektor dan Mendagri melepas Mahasiswa KKN PPM UGM

Jogja-KoPi| Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melepas mahasiswa KKN PPM UGM Periode Antar Semester Tahun 2017 dalam upacara penerjunan mahasiswa KKN, Jumat (9/6) di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM. Pelaksanaan kegiatan KKN PPM pada periode ini diikuti oleh 5.982 mahasiswa dari 18 fakuktas dan Sekolah Vokasi yang akan diterjunkan ke 115 Kabupaten di 34 Provinsi di Indonesia selama 2 bulan ke depan.

"Tahun ini ada 16 tema utama yang akan diwujudkan dalam berbagai kegiatan operasional yang implementasinya akan dilaksanakan di 213 unit KKN-PPM selama jangka waktu 2 bulan masa operasional lapangan, yakni sejak tanggal 10 Juni hingga 4 Agustus 2017," ujar Rektor UGM dalam sambutannya.

Panut menuturkan, pelaksanaan KKN-PPM ini ditujukan untuk menumbuhkembangkan empati dan kepedulian civitas akademika UGM terhadap berbagai permasalahan yang riil dihadapi masyarakat dalam konteks pembangunan berkelanjutan yang diperlukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Hal ini, menurutnya, menjadi bentuk partisipasi kalangan akademisi untuk mendukung tugas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"UGM sebagai universitas kerakyatan memiliki potensi sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan yang unggul, sehingga mampu mengabdi kepada masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya melalui hilirisasi hasil riset maupun implementasi kegiatan. Melalui kegiatan KKN-PPM, diharapkan dapat melahirkan pribadi mahasiswa yang Pancasilais, tangguh, unggul, berpribadi mulia, berjiwa wirausaha, memiliki jiwa kepemimpinan tinggi, sekaligus sebagai peneliti yang unggul," paparnya.

Kepada para mahasiswa yang akan segera berangkat menuju lokasi KKN, ia berpesan agar para mahasiswa dapat tetap menjaga dan menjunjung nama baik almamater UGM dengan dedikasi dan prestasi kerja yang tinggi, karena keberhasilan KKN-PPM UGM bukan hanya akan menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UGM, namun juga bagi bangsa Indonesia.

"Kami ucapkan selamat mengabdi kepada para mahasiswa peserta KKN, semoga program-program yang Saudara rencanakan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia dan juga menambah pengalaman hidup dan pengetahuan anda," kata Panut.

Dalam kesempatan yang sama, Tjahjo Kumolo menyampaikan apresiasinya kepada UGM yang menerjunkan mahasiswa KKN ke seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen besar UGM dalam mendukung pembangunan bangsa.

"Atas nama pemerintah saya ingin menyampaikan apresiasi kepada UGM, kampus perjuangan, kampus kerakyatan Indonesia yang sore ini melepas program KKN. Dan KKN-nya tidak hanya dilakukan di wilayah DIY, tapi di seluruh wilayah Republik Indonesia," ujarnya.

Ia pun menitipkan pesan kepada para mahasiswa UGM agar dapat menggunakan segenap ilmu yang telah diperoleh selama kuliah untuk mengabdi kepada bangsa dan membantu membangun daerah-daerah di Indonesia.

"Pesan saya, tunjukkan di seluruh wilayah NKRI yang nanti adik-adik kunjungi, bahwa anda mahasiswa Indonesia, mahasiswa UGM dengan disiplin ilmu yang ada mampu berinovasi membangun bangsa. Selamat berjuang untuk semuanya," pungkas Tjahjo.

Dalam upacara penerjunan mahasiswa KKN ini, turut dilakukan penyerahan 68 paket buku secara simbolis dari UGM kepada mahasiswa KKN. Buku-buku terbitan UGM ini nantinya akan dibagikan ke berbagai daerah di Indonesia yang menjadi lokasi KKN. (Humas UGM/Gloria)

back to top