Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Prodi Teknik Informatika UAJY mempertahankan Akreditasi A

Prodi Teknik Informatika UAJY mempertahankan Akreditasi A

Jogja-KoPi| Program Studi Teknik Informatika (PSTF) Fakultas Teknologi Industri berhasil mempertahankan peringkat Akreditasi A dari BAN-PT (SK No. 1111/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2016).

Proses visitasi berlangsung Sabtu, 9 April 2016 dengan aksesor Prof. Ir. Joko Lianto Buliali, M.Sc.,Ph.D. (ITS) dan Prof. Heru Suhartanto, Drs, M.Sc , Ph.D. (Universitas Indonesia). Persiapan untuk proses reakreditasi ini sekitar 1 tahun, yang dimulai sejak Januari 2015 dengan pembentukan tim akreditasi.

Untuk mempertahankan peringkat A tersebut tidaklah mudah, karena tim dituntut untuk mampu menyelesaikan borang akreditasi paling lambat 1 Januari 2016, sehingga ada beberapa anggota tim yang sampai tidak sempat menikmati libur Natal dan Tahun Baru 2016 demi selesainya borang tersebut.

Borang akreditasi merupakan cerminan proses pada sebuah program studi, yang mana penilaian tersebut berkaitan dengan seluruh proses kegiatan program studi selama 3 tahun terakhir. Untuk melaksanakan reakreditasi ini sendiri, kepala program studi Teknik Informatika, B. Yudi Dwiandiyanta, S.T., M.T., yang kini menjabat sebagai wakil dekan 1 Fakultas Teknologi Industri, mendorong agar para dosen, karyawan, mahasiswa, dan alumni untuk lebih aktif dalam kegiatan akademis yang berpengaruh dalam penilaian akreditasi.

Proses reakreditasi ini memiliki 7 standar penilaian yang terdiri dari (i) visi misi tujuan program studi, (ii) tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu, (iii) kemahasiswaan dan lulusan, (iv) Sumber Daya Manusia, (v) Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik, (vi) Sarana Prasarana, Sistem Informasi, (vii) Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dan Kerjasama.

Berdasarkan hasil visitasi, PSTF UAJY memiliki keunggulan dalam hal Sumber Daya Manusia, Pembelajaran dan Suasana Akademik, Sarana Prasarana, Sistem Informasi, dan prestasi dosen dalam mendapatkan hibah penelitian dan pengabdian masyarakat. Total poin yang didapat berjumlah 370 dari nilai maksimal 400.

“Puji Tuhan akreditasi Program studi Teknik Informatika UAJY keluar dengan nilai A dengan poin 370. Kami tentu saja sangat lega, senang dan bangga karena bisa mempertahankan prestasi yang telah dicapai 5 tahun yang lalu. Terimakasih kami haturkan kepada segenap pihak yang telah berpartisipasi dalam proses akreditasi PSTF UAJY: dosen, karyawan, mahasiswa, alumni, pengguna alumni dan semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu” kata B. Yudi Dwiandiyanta, S.T., M.T.

Dekan Fakultas Teknik Industri, Dr. A. Teguh Siswantoro juga berharap agar akreditasi A ini bisa dipertahankan kalau bisa ditingkatkan, seperti meningkatkan jumlah dan kualitas dosen mengingat banyaknya mahasiswa yang terus bertambah setiap tahun.|Krisna

back to top