Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

PKM UAJY Rancang Game untuk Pasien Stroke

PKM UAJY Rancang Game untuk Pasien Stroke
Sleman- PKM Karsa Cipta telah berhasil merancang game untuk pasien stroke dengan menggunakan Kinect. Berawal dari ide bapak Kristanto Agung Nugroho selaku dosen pembimbing yang pernah melakukan penelitian mengenai virtual rehability stroke sebelumnya, Juan Pranajaya, I Dewa Putu Gede Raditya Wijaya, Eleonora Maria, dan Pradisty Herlina Setiabudi mahasiswa Fakultas Teknologi Industri merealisasikan ide tersebut. 
 
Tim yang diketuai oleh Juan menyadari bahwa saat ini kebanyakan penderita stroke tidak bisa mandiri karena memiliki keterbatasan gerak. 
 
“Dengan menciptakan game virtual rehability produk ini dapat mengurangi beban ketergantungan penderita dengan orang sekitar dan juga dapat menghibur pasien stroke tersebut. Sehingga penderita tidak mengikuti rehabilitasi yang tradisional”, ujar Juan.
 
Kinect yang diproduksi oleh Microsoft merupakan alat sensor gerak untuk game yang dapat menangkap gerakan dengan jarak 1 meter. Bukan hanya gerakan tangan saja, gerakan kaki bahkan suara dapat ditangkap oleh sensor tersebut.
 
Pada prinsipnya pembuatan permainan ini menggunakan aplikasi System Development Kinect untuk dikalibrasi dengan sensor Kinect dan juga game engine Unity. Akan tetapi karena keterbatasan waktu yang dimiliki oleh tim, saat ini mereka baru menyelesaikan hinggan gerakan tangan. 
 
Permainan yang bernama Timun Mas mengharuskan pasien untuk mengambil timun yang ada. Gerakan yang dibutuhkan dengan menggeser ke arah timun dan menggenggam tangan untuk menghilangkannya. 
 
Sehingga pada akhir permainan akan muncul skor berapa banyak timun yang didapatkan. Pengambilan nama permainan ini dari salah satu cerita rakyat yang khas di kalangan masyarakat Indonesia. 
 
“Jadi meskipun permainannya sudah tergolong modern, akan tetapi kita tidak meninggalkan kultur daerah”, jelas Juan. 
 
Pada awalnya Juan dan tim akan mencoba permainan ini kepada pasien stroke di rumah sakit. Akan tetapi perijinan rumah sakit memiliki prosedur tersendiri untuk melakukan hal tersebut. 
 
Tidak berputus asa, mereka mencoba permainan ini kepada 26 mahasiswa yang terkena stroke. Meskipun permainan ini baru dicoba oleh mahasiswa yang mengalami stroke, akan tetapi seluruhnya merespon permainan ini dengan senang dan berguna untuk mereka. 
 
“Saya dan tim ingin mengembangkan permainan ini hingga dapat menangkap gerakan kaki dan dengan adanya permainan ini semoga pasien stroke juga dapat menikmati hal yang sama dengan orang - orang lain seperti bermain. Selain itu harapan saya hal seperti ini dapat menjadi terbosan dalam dunia medis terutama fisioterapi”, harapan Juan untuk kedepannya.
 
back to top