Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Permendikbud No. 49 membungkam aktivis mahasiswa

Permendikbud No. 49 membungkam aktivis mahasiswa

Winda Efanur FS


Yogyakarta- KoPi, “Bagi Pemerintah pembatasan S1 maksimal akan menghemat anggaran subsidi pendidikan yang selama ini diberikan kepada Perguruan Tingg (PT), terutama PT Negeri. Namun bagi Mahasiswa pembatasan ini sebagai bentuk "pemasungan" untuk menjalankan peran agen perubahan. Pembatasan tersebut membelenggu mahasiswa untuk hanya tahu dunia kuliah dan perpustakaan saja. Dengan mengabaikan kegiatan non-kampus”.

Demikian respon dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Dr. Fahmy Radhi, MBA. Menurutnya yang terpenting dari seorang mahasiswa mempunyai jiwa prospective leader. Mahasiswa dituntut untuk mengembangkan soft skiil dan kepekaan sosialnya.

Memang tidak ada jaminan mahasiswa kuliah kurang dari 5 tahun atau lebih dari itu masa depannya akan cerah. Namun yang patut dipahami bersama akumulasi nilai (baca : IPK) jangan dijadikaan standar keberhasilan mahasiswa.

“Karena Indikator kesuksesan mahasiswa tidak hanya lulus tepat waktu dan IP tinggi, tetapi juga mahasiswa tersebut harus memiliki kemampuan soft skill dan leadership serta peka terhadap perubahan ekonomi dan sosial di negerinya.

Anies Baswedan seorang aktivis saat menjadi mahasiswa di FE UGM, sehingga waktu kelulusan lebih 5 tahun. Namun, soft skill yang diperoleh Anies sbg aktivis mhs mengantarkan Anies Baswedan sbg salah seorang a young prospective leader, ” tegas Fahmy.

 

 

 

back to top