Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Pemanfaatan Wiley di Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Pemanfaatan Wiley di Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Sleman-KoPi| Teknologi merubah hidup kita di segala lini, tak terkecuali di lini pendidikan. Kultur pelajar untuk datang ke perpustakaan dan mencari referensi yang menunjang perkuliahan mereka pun kini tergantikan. Kerjasama Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dengan berbagai penyedia layanan buku elektronik menggeser kultur civitas akademika di era millennium ini.

Salah satu pihak penyedia layanan buku elektronik yang bekerjasama dengan UAJY adalah Wiley. Wiley adalah penerbit buku yang berdiri sejak tahun 1807. Dilansir laman resminya, Wiley sendiri menyediakan ratusan ribu buku-el dari berbagai bidang seperti ekonomi, teknik, ilmu sosial dan bahasa. Kerjasama UAJY dengan Wiley sendiri merupakan sebuah keuntungan.

“Dengan adanya Wiley, UAJY memiliki tambahan koleksi buku digital. Selain itu mahasiswa juga dipermudah karena tidak perlu membawa buku tebal dalam jumlah banyak,” papar Wakil Rektor I UAJY, The Jin Ai, ST., MT., D.Eng.

Selain untuk urusan praktis, Jin Ai juga memaparkan bahwa integrasi dan kerjasama dengan Wiley merupakan usaha untuk meningkatkan kualitas akademik segenap civitas akademika UAJY.

“Kampus juga memberikan referensi kepada mahasiswa dengan sumber yang terpecaya. Sehingga mereka tidak asal ambil dari internet yang tidak jelas sumbernya”, tambah Jin Ai. Seluruh civitas akademika UAJY sendiri dapat mengakses 5.000 buku-el yang dilanggan melalui kerja sama dengan Wiley. Fasilitas berbasis teknologi informasi ini masih dilengkapi dengan materi Wiley Plus Digital Resources.

Manfaat tersebut juga dirasakan oleh mahasiswa. Vin Costar Pakpahan, mahasiswa program studi Teknik Industri berbagi pengalamannya ketika memanfaatkan Wiley. Dirinya mengaku memanfaatkan Wiley sejak awal semester tujuh.

“Kita bisa pinjam buku setahun, berbeda dengan perpustakaan yang hanya diberi tenggang waktu peminjaman seminggu,” papar Vin ketika ditanya apa manfaat dari Wiley, Kamis (31/10). Vin sendiri mengaku mengetahui layanan Wiley karena direkomendasikan oleh dosennya.

Penggunaan Wiley di kalangan civitas akademika UAJY sendiri baru mencakup 30% dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi menjadi jumlah pengakses laman Wiley terbanyak. Jumlah buku-buku dalam laman Wiley yang diakses sendiri baru belasan persen.

Untuk itu, pihak-pihak terkait seperti pengelola perpustakaan melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan penggunaan Wiley di kalangan civitas akademika. Sebagaimana dipaparkan oleh Anastasia Trisusiati, kepala perpustakaan UAJY, bahwa langkah-langkah yang diambil meliputi berbagai hal termasuk melakukan sosialisasi. Susi memaparkan bahwa sosialisasi dilakukan baik bagi mahasiswa maupun dosen.

“Untuk dosen terdapat 80 orang, sedangkan mahasiswa baru sekitar 2.200 orang,” papar Susi, Kamis (30/11). Jumlah tersebut tak terkecuali untuk mahasiswa baru. Pihak perpustakaan sudah menyelesaikan sosialisasi dan pelatihan literasi, termasuk penggunaan Wiley pada 10 November 2017 lalu.

 

back to top