Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Muhaimin Iskandar dinilai belum pantas mendapatkan penghargaan Doktor Honoris Causa

Sumber: Pitunews Sumber: Pitunews

Surabaya-KoPi| Ketua Umum PKB MUhaimin Iskandar mendapat penolakan dari civitas Fisip Unair atas rencana pemberian penghargaan Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga. Rencana pemberian gelar akan diberikan hari Selasa, 3 Oktober 2017.

Ucu Martanto dari Departemen Politik Fisip Unair mengatakan pihaknya tidak menolak tetapi lebih menimbang untuk menunda pemeberian gelar tersebut.

"Kami tidak menolak tapi lebih meminta untuk menunda dengan beberapa pertimbangan, " katanya melalui sambungan seluler.

Menurut Ucu, pertimbangan pertama karena prosesnya tidak melibatkan civitas Fisip Unair. Kedua, Muhaimin Iskandar dinilai belum pantas mendapatkan penghargaan itu karena belum terlihat capainnya. Ketiga, pemberian itu akan membuat kredibilitas Fisip Unair menjadi buruk karena mudah memberikan penghargaan.

Sementara itu Departemen Sosiologi FISIP Universitas Airlangga Surabaya melalui sebaran pers rilisnya menyatakan tidak tahu menahu atas rencana pememberian gelar Doktor Honoris Causa.

Pernyataan ini disampaikan pada media pers melalui surat pernyataan yang ditandatangi oleh Ketua Departemen Sosiologi Dr. Sutinah, M.S.|Syidiq Syaiful Ardli

 

back to top