Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Muhaimin Iskandar dinilai belum pantas mendapatkan penghargaan Doktor Honoris Causa

Sumber: Pitunews Sumber: Pitunews

Surabaya-KoPi| Ketua Umum PKB MUhaimin Iskandar mendapat penolakan dari civitas Fisip Unair atas rencana pemberian penghargaan Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga. Rencana pemberian gelar akan diberikan hari Selasa, 3 Oktober 2017.

Ucu Martanto dari Departemen Politik Fisip Unair mengatakan pihaknya tidak menolak tetapi lebih menimbang untuk menunda pemeberian gelar tersebut.

"Kami tidak menolak tapi lebih meminta untuk menunda dengan beberapa pertimbangan, " katanya melalui sambungan seluler.

Menurut Ucu, pertimbangan pertama karena prosesnya tidak melibatkan civitas Fisip Unair. Kedua, Muhaimin Iskandar dinilai belum pantas mendapatkan penghargaan itu karena belum terlihat capainnya. Ketiga, pemberian itu akan membuat kredibilitas Fisip Unair menjadi buruk karena mudah memberikan penghargaan.

Sementara itu Departemen Sosiologi FISIP Universitas Airlangga Surabaya melalui sebaran pers rilisnya menyatakan tidak tahu menahu atas rencana pememberian gelar Doktor Honoris Causa.

Pernyataan ini disampaikan pada media pers melalui surat pernyataan yang ditandatangi oleh Ketua Departemen Sosiologi Dr. Sutinah, M.S.|Syidiq Syaiful Ardli

 

back to top