Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Jogja-KoPi| Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyatakan program sekolah lima hari akan memberikan banyak manfaat kepada siswa.

Terlepas dari keputusan Presiden yang membatalkan wacana program sekolah lima hari, Muhadjir tampak bersikukuh untuk menjalankan progam ini. Ia pun menjelaskan ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari sekolah lima hari.

"Manfaat sekolah lima hari itu bisa menyesuaikan liburan antara pegawai sekolah dan siswa, mereka mendapat lima hari sekolah dan dua hari libur. Dua hari ini cukup untuk agar keluarga habiskan bersama,ini juga dapat mengintensifkan interaksi antar keluarga,"katanya saat dijumpai di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta,Sabtu (15/7)

Ia juga menuturkan selama dua hari libur ini diharapkan agar keluarga dapat menghabiskan waktu bersama seperti pergi tamasya keluar rumah. Harapannya adalah sang anak dapat mengenal kebudayaan indonesia dengan cara seperti ini.

"Dua hari ini juga dapat digunakan untuk liburan dan tamasya menikmati kebudayaan indonesia, ini juga menjadi tanggung jawab mendikbud agar bisa menciptakan rasa kebhinekaan . Harapannya, ini juga dapat menangkal pelaku intoleran dan paham radikalisme,"tuturnya

Mengenai beban yang dirasakan siswa lewat program Sekolah lima hari, Muhadjir menerangkan program ini tidak akan membebani siswa dengan jam tambahan.

Ia menerangkan jam siswa hanya ditambah satu jam 20 menit setiap harinya jika program ini dilaksanakan sekolah.

"Sehingga sd intrakurikuler sampai 12.10, SMP sampai jam 13.20 jadi kalau sore, mereka masih bisa melakukan kegiatan ekstra,"terangnya

Meski demikian, Muhadjir menekan kan bahwa ia tidak memaksa program ini dijalankan di semua sekolah di Indonesia

"Pokoknya tidak dipaksa,jika belum siap ya jangan dilakukan,namun jika sudah siap lebih bagus kalau program ini diterapkan,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top