Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Jogja-KoPi| Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyatakan program sekolah lima hari akan memberikan banyak manfaat kepada siswa.

Terlepas dari keputusan Presiden yang membatalkan wacana program sekolah lima hari, Muhadjir tampak bersikukuh untuk menjalankan progam ini. Ia pun menjelaskan ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari sekolah lima hari.

"Manfaat sekolah lima hari itu bisa menyesuaikan liburan antara pegawai sekolah dan siswa, mereka mendapat lima hari sekolah dan dua hari libur. Dua hari ini cukup untuk agar keluarga habiskan bersama,ini juga dapat mengintensifkan interaksi antar keluarga,"katanya saat dijumpai di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta,Sabtu (15/7)

Ia juga menuturkan selama dua hari libur ini diharapkan agar keluarga dapat menghabiskan waktu bersama seperti pergi tamasya keluar rumah. Harapannya adalah sang anak dapat mengenal kebudayaan indonesia dengan cara seperti ini.

"Dua hari ini juga dapat digunakan untuk liburan dan tamasya menikmati kebudayaan indonesia, ini juga menjadi tanggung jawab mendikbud agar bisa menciptakan rasa kebhinekaan . Harapannya, ini juga dapat menangkal pelaku intoleran dan paham radikalisme,"tuturnya

Mengenai beban yang dirasakan siswa lewat program Sekolah lima hari, Muhadjir menerangkan program ini tidak akan membebani siswa dengan jam tambahan.

Ia menerangkan jam siswa hanya ditambah satu jam 20 menit setiap harinya jika program ini dilaksanakan sekolah.

"Sehingga sd intrakurikuler sampai 12.10, SMP sampai jam 13.20 jadi kalau sore, mereka masih bisa melakukan kegiatan ekstra,"terangnya

Meski demikian, Muhadjir menekan kan bahwa ia tidak memaksa program ini dijalankan di semua sekolah di Indonesia

"Pokoknya tidak dipaksa,jika belum siap ya jangan dilakukan,namun jika sudah siap lebih bagus kalau program ini diterapkan,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top