Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Jogja-KoPi| Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyatakan program sekolah lima hari akan memberikan banyak manfaat kepada siswa.

Terlepas dari keputusan Presiden yang membatalkan wacana program sekolah lima hari, Muhadjir tampak bersikukuh untuk menjalankan progam ini. Ia pun menjelaskan ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari sekolah lima hari.

"Manfaat sekolah lima hari itu bisa menyesuaikan liburan antara pegawai sekolah dan siswa, mereka mendapat lima hari sekolah dan dua hari libur. Dua hari ini cukup untuk agar keluarga habiskan bersama,ini juga dapat mengintensifkan interaksi antar keluarga,"katanya saat dijumpai di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta,Sabtu (15/7)

Ia juga menuturkan selama dua hari libur ini diharapkan agar keluarga dapat menghabiskan waktu bersama seperti pergi tamasya keluar rumah. Harapannya adalah sang anak dapat mengenal kebudayaan indonesia dengan cara seperti ini.

"Dua hari ini juga dapat digunakan untuk liburan dan tamasya menikmati kebudayaan indonesia, ini juga menjadi tanggung jawab mendikbud agar bisa menciptakan rasa kebhinekaan . Harapannya, ini juga dapat menangkal pelaku intoleran dan paham radikalisme,"tuturnya

Mengenai beban yang dirasakan siswa lewat program Sekolah lima hari, Muhadjir menerangkan program ini tidak akan membebani siswa dengan jam tambahan.

Ia menerangkan jam siswa hanya ditambah satu jam 20 menit setiap harinya jika program ini dilaksanakan sekolah.

"Sehingga sd intrakurikuler sampai 12.10, SMP sampai jam 13.20 jadi kalau sore, mereka masih bisa melakukan kegiatan ekstra,"terangnya

Meski demikian, Muhadjir menekan kan bahwa ia tidak memaksa program ini dijalankan di semua sekolah di Indonesia

"Pokoknya tidak dipaksa,jika belum siap ya jangan dilakukan,namun jika sudah siap lebih bagus kalau program ini diterapkan,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top