Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk mencerdaskan generasi emas bangsa

Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk mencerdaskan generasi emas bangsa

Kamis (18/5)│ PimpinanPusat ‘Aisyiyah menggelar kegiatan rembuk nasional pendidikan anak usia dini dengantema “Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mencerdaskan Generasi Emas Bangsa” di Gedung B Kampus Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Kegiatan yang merupakan rangkaian acara dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-100 tahun ini selain dihadiri oleh perwakilan kader ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia juga turut mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Muhajir Effendy, Fasli Jalal, Kapolda DIY, Persatuan Wanita Katholik RI, PersatuanWanita Taman Siswa, Persatuan Wanita Budhist Indonesia, Persit Kartika Chandra Kirana, dan beberapa organisasi perempuan lainnya.

Pembukaan acara ini disampaikan oleh rektor UNISA yakni Warsiti, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yakni Siti Noordjannah Djohantini, serta Kemendikbud RI yakni Muhajir Effendy.

Dalam sambutannya Noordjannah menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini yang merupakan usia emas adalah sangat penting.

“Menjadi penting bagaimana membentuk anak di usia dini karena saat ini belum sepenuhnya perhatian tercurah untuk pendidikan anak usia dini,” ujar Noor.

Noordjannah menambahkan bahwa ‘Aisyiyah sangat menaruh perhatian akan hal tersebut karena itu diharapkan dalam rembuk ini akan dibicarakan bagaimana kita bersama-sama bias memperbaiki pendidikan usia dini untuk membentuk karakter anak Indonesia yang lebih baik.

Muhajir Effendy dalam sambutannya mengapresiasi tema rembuk  yang diusung oleh ‘Aisyiyah, ia mengakui betapa pentingnya pendidikan anak usia dini dan berharap kedepannya akan semakin banyak lapisan masyarakat yang menaruh perhatian akan hal tersebut.

Muhajir juga memberikan selamat atas lembaga pendidikan yang sudah dikelola ‘Aisyiyah terutama di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).

 “’Aisyiyah patut berbangga karena 25% TK  yang ada di Indonesia dikelola oleh ‘Aisyiyah,” ujar Muhajir.

Sebagai bentuk kepedulian ‘Aisyiyah atas kualitas pendidikan anak usia dini pada acara ini juga diberikan beasiswa guru PAUD ‘Aisyiyah yang bekerjasama dengan Kemendikbud RI, Program CSR, Lazis muda Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Penyerahan beasiswa ini diberikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bersama Mendikbud yang diserahkan secara simbolis kepada dua orang perwakilan guru penerima beasiswa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian gedung Siti Munjiyah yang akan dibangun di Unisa dan juga pemberian materisesi 1 dengan topik Pengembangan karakter PAUD berbasis nilai aga­ma, budaya dan kemanu­siaan universal . (Suri)

back to top