Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk mencerdaskan generasi emas bangsa

Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk mencerdaskan generasi emas bangsa

Kamis (18/5)│ PimpinanPusat ‘Aisyiyah menggelar kegiatan rembuk nasional pendidikan anak usia dini dengantema “Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mencerdaskan Generasi Emas Bangsa” di Gedung B Kampus Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Kegiatan yang merupakan rangkaian acara dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-100 tahun ini selain dihadiri oleh perwakilan kader ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia juga turut mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Muhajir Effendy, Fasli Jalal, Kapolda DIY, Persatuan Wanita Katholik RI, PersatuanWanita Taman Siswa, Persatuan Wanita Budhist Indonesia, Persit Kartika Chandra Kirana, dan beberapa organisasi perempuan lainnya.

Pembukaan acara ini disampaikan oleh rektor UNISA yakni Warsiti, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yakni Siti Noordjannah Djohantini, serta Kemendikbud RI yakni Muhajir Effendy.

Dalam sambutannya Noordjannah menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini yang merupakan usia emas adalah sangat penting.

“Menjadi penting bagaimana membentuk anak di usia dini karena saat ini belum sepenuhnya perhatian tercurah untuk pendidikan anak usia dini,” ujar Noor.

Noordjannah menambahkan bahwa ‘Aisyiyah sangat menaruh perhatian akan hal tersebut karena itu diharapkan dalam rembuk ini akan dibicarakan bagaimana kita bersama-sama bias memperbaiki pendidikan usia dini untuk membentuk karakter anak Indonesia yang lebih baik.

Muhajir Effendy dalam sambutannya mengapresiasi tema rembuk  yang diusung oleh ‘Aisyiyah, ia mengakui betapa pentingnya pendidikan anak usia dini dan berharap kedepannya akan semakin banyak lapisan masyarakat yang menaruh perhatian akan hal tersebut.

Muhajir juga memberikan selamat atas lembaga pendidikan yang sudah dikelola ‘Aisyiyah terutama di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).

 “’Aisyiyah patut berbangga karena 25% TK  yang ada di Indonesia dikelola oleh ‘Aisyiyah,” ujar Muhajir.

Sebagai bentuk kepedulian ‘Aisyiyah atas kualitas pendidikan anak usia dini pada acara ini juga diberikan beasiswa guru PAUD ‘Aisyiyah yang bekerjasama dengan Kemendikbud RI, Program CSR, Lazis muda Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Penyerahan beasiswa ini diberikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bersama Mendikbud yang diserahkan secara simbolis kepada dua orang perwakilan guru penerima beasiswa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian gedung Siti Munjiyah yang akan dibangun di Unisa dan juga pemberian materisesi 1 dengan topik Pengembangan karakter PAUD berbasis nilai aga­ma, budaya dan kemanu­siaan universal . (Suri)

back to top