Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk mencerdaskan generasi emas bangsa

Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk mencerdaskan generasi emas bangsa

Kamis (18/5)│ PimpinanPusat ‘Aisyiyah menggelar kegiatan rembuk nasional pendidikan anak usia dini dengantema “Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mencerdaskan Generasi Emas Bangsa” di Gedung B Kampus Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Kegiatan yang merupakan rangkaian acara dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-100 tahun ini selain dihadiri oleh perwakilan kader ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia juga turut mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Muhajir Effendy, Fasli Jalal, Kapolda DIY, Persatuan Wanita Katholik RI, PersatuanWanita Taman Siswa, Persatuan Wanita Budhist Indonesia, Persit Kartika Chandra Kirana, dan beberapa organisasi perempuan lainnya.

Pembukaan acara ini disampaikan oleh rektor UNISA yakni Warsiti, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yakni Siti Noordjannah Djohantini, serta Kemendikbud RI yakni Muhajir Effendy.

Dalam sambutannya Noordjannah menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini yang merupakan usia emas adalah sangat penting.

“Menjadi penting bagaimana membentuk anak di usia dini karena saat ini belum sepenuhnya perhatian tercurah untuk pendidikan anak usia dini,” ujar Noor.

Noordjannah menambahkan bahwa ‘Aisyiyah sangat menaruh perhatian akan hal tersebut karena itu diharapkan dalam rembuk ini akan dibicarakan bagaimana kita bersama-sama bias memperbaiki pendidikan usia dini untuk membentuk karakter anak Indonesia yang lebih baik.

Muhajir Effendy dalam sambutannya mengapresiasi tema rembuk  yang diusung oleh ‘Aisyiyah, ia mengakui betapa pentingnya pendidikan anak usia dini dan berharap kedepannya akan semakin banyak lapisan masyarakat yang menaruh perhatian akan hal tersebut.

Muhajir juga memberikan selamat atas lembaga pendidikan yang sudah dikelola ‘Aisyiyah terutama di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).

 “’Aisyiyah patut berbangga karena 25% TK  yang ada di Indonesia dikelola oleh ‘Aisyiyah,” ujar Muhajir.

Sebagai bentuk kepedulian ‘Aisyiyah atas kualitas pendidikan anak usia dini pada acara ini juga diberikan beasiswa guru PAUD ‘Aisyiyah yang bekerjasama dengan Kemendikbud RI, Program CSR, Lazis muda Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Penyerahan beasiswa ini diberikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bersama Mendikbud yang diserahkan secara simbolis kepada dua orang perwakilan guru penerima beasiswa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian gedung Siti Munjiyah yang akan dibangun di Unisa dan juga pemberian materisesi 1 dengan topik Pengembangan karakter PAUD berbasis nilai aga­ma, budaya dan kemanu­siaan universal . (Suri)

back to top