Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Lord Baker kenalkan dunia kerja kepada murid sekolah dasar

Lord Baker kenalkan dunia kerja kepada murid sekolah dasar

Inggris-KoPi, Murid-murid sekolah dasar harus diberikan pandangan yang lebih jauh mengenai dunia kerja, papar pendiri Education Secretary Lord (Kenneth) Baker hari ini (Rabu, 26/3/2014).

Baker akan mengajak sekolah-sekolah untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan penyedia lapangan pekerjaan setempat sehingga dengan begitu anak-anak dengan usia yang masih sangat muda mendapatkan gambaran mengenai macam-macam pekerjaan yang kelak akan ditawarkan kepada mereka.


“Ini bukan hal memilih karir pada saat anak-anak masih berusia 7, 10 atau bahkan 13 tahun, walaupun memang anak-anak pada rentang usia tersebut sudah memiliki ambisi yang sangat jelas. Ini adalah tentang membuka mata mereka kepada berbagai macam karir yang tidak mereka lihat di TV atau di kehidupan sehari-hari mereka,” paparnya.


Saat berbicara kepada The Independent, Baker menambahkan:”Menurut saya, tindakan ini harus diawali sejak dini. Anak kecil pada umur empat atau lima tahun itu sangat berhubungan erat dengan alat digital—mereka selalu bermain dengan iPads dan telepon pintar, dan benda ajaib ini lah yang akan kita jadikan sebagai pendorongnya.”


“Mereka akan mendapatkan keuntungan dengan melihat bagaimana tekhnologi digital tersebut berfungsi dalam dunia kerja.”


Lord Baker, ketua Edge Foundation, yang bertekad untuk mempromosikan pendidikan kejuruan dan menempatkannya dalam kedudukan yang sama dalam kualifikasi pendidikan, juga akan mengajukan permohonan tersebut demi meningkatkan program pemerintah untuk membangun Universitas Tekhnik. Universitas-universitas tersebut dirancang untuk menggabungkan pendidikan kejuruan kelas atas dengan pembelajaran akademis.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent


back to top