Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Kurikulum anti-narkoba; Risma geram, guru bingung

Kurikulum anti-narkoba; Risma geram, guru bingung
Surabaya - KoPi | Walikota Surabaya Tri Rismaharini tampaknya benar-benar geram pada ulah bandar narkoba di Surabaya. Karena itu ia mendukung penuh pelaksanaan kurikulum anti-narkoba yang digagas BNN Jawa Timur. Menurut Risma, narkoba adalah penyakit masyarakat dan harus dicegah sebelum benar-benar menjadi parah.
 

Risma mengatakan, dengan melalui kurikulum, pesan mengenai bahaya narkoba lebih mudah dan lebih efektif disampaikan kepada anak-anak. Sebab, dengan sekali bicara, guru akan bisa langsung menyebarkan pesan bahaya narkoba kepada satu kelas, dan dapat dilakukan lebih sering. "Saya tiga kali sehari harus ngomong ke 60 sampai 100 anak-anak. Kalau dengan cara itu, bayangkan untuk dapat sekian puluh ribu anak perlu waktu berapa tahun? Tapi kalau dimasukkan ke kurikulum pendidikan guru akan secara otomatis akan mengajarkan pada satu kelas," kata Risma.

Meski demikian, beberapa guru masih bingung mengenai adanya kurikulum ini. Salah seorang guru SMA 45 yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan hingga saat ini masih belum ada penataran ataupun pelatihan mengenai integrasi kurikulum anti-narkoba dalam mata pelajaran.

"Setahu saya masih belum ada pelatihan. Modulnya baru diserahkan ke hari ini ke kepala sekolah, itu juga baru simbolik. Nanti kita lihat dulu ke depannya," ungkap guru perempuan tersebut.

back to top