Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kompetisi ASEAN Youth Socialpreneurship Fisipol UGM

Kompetisi ASEAN Youth Socialpreneurship Fisipol UGM

Sleman-KoPi|Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM menggelar kembali kompetisi ASEAN Youth Socialpreneurship Program (AYSPP) 2017.

Kompetisi yang sebelumnya digelar tahun 2015 ini akan berisikan kompetisi rancangan bisnis sosial tingkat internasional dan workshop yang dipandu oleh nama-nama besar socioentreprenurship.

Daniel Dompeipen, ketua panitia AYSPP 2017 menjelaskan kompetisi dapat diikuti oleh mahasiswa dan wiraswasta muda dengan usia 16-30 tahun dan usia usaha 0-3 tahun.

Kompetisi ini akan berkutat di bidang jasa, teknologi, industri kreatif, kuliner dan agribisnis di seluruh negara ASEAN.

"Kami membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia, ASEAN dan luar ASEAN yang memiliki kaitan usaha di Negara ASEAN untuk mengikuti AYSPP 2017,"kata Daniel di UGM, Rabu (3/5).

Peserta dapat mendaftar di situs resmi ayspp.fisipol.ugm.ac.id. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 8 Mei sampai 11 Juni 2017. Kompetisi ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Daniel juga mengatakan proposal setiap tim akan diseleksi agar dapat ditentukan rancangan bisnis terbaik dan diumumkan pemenangnya di bulan September.

Kepala Kantor Urusan Internasional FISIPOL UGM, Agustina Kustulasari ,M.A. mengatakan Fisipol sangat mendukung acara ini.

"Pada gelaran sebelumnya diikuti oleh negara Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja dan Vietnam. Harapannya tahun ini peserta akan merambah ke negara lain seperti diluar ASEAN,"jelas Agustina.

Agustina juga menyampaikan gelaran AYSPP direncanankan rutin selama dua tahun sekali. Pada tahun pertama gelaran AYSPP berupa kompetisi, workshop dan kunjungan ke Indonesia oleh peserta kompetisi.

Di tahun kedua pemenang kedua akan mendapat bimbingan untuk mengembangkan usahanya lebih lanjut selama setahun oleh Kepanitiaan AYSPP.

"Tidak jarang rancangan usaha dari peserta dilirik oleh investor agar bisa dikembangkan,seperti juara dua pada gelaran tahun lalu usaha mereka sudah dilirik oleh investor untuk dikembangkan," jelas Agustina.

Sementara itu Dekan Fisipol UGM, Dr. Erwan Agus Purwanto menjelaskan AYSPP pertama pada tahun 2015 dibuat untuk menghadapi isu MEA pada tahun 2016. Tujuannya sendiri adalah mendorong anak muda untuk menghadapi permasalahan dunia bisnis ditingkat internasional.

"Tujuan dari kompetisi ini mendorong anak bangsa agar semakin berkompettitif di level internasional,"kata Erwan Agus.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top