Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Keterlambatan Buku Kurikulum 2013

Keterlambatan Buku Kurikulum 2013

Jakarta-KoPi| Lasro Marbun, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, mendukung langkah Menteri PendidikanAnis Baswedan untuk mengevaluasi Kurikulum 2013.

Menurut Lasro, masih banyak masalah terutama pada sarana dan prasarana kurikulum yang berantakan dan belum sempurna. Misalnya seperti distribusi buku pelajaran dan pegangan guru masih bermasalah, sehingga guru dan murid menjadi kebingungan.

Hingga akhir November ini percetakan buku masih juga belum rampung. "Pengadaan tak lebihbaik dari sebelumnya," ujarnya pada  Twitter Anis Baswedan 28 November 2014.

Selain persoalan sarana, Kepala Dinas Pendidikan DKI tersebut juga menyoroti masalah konten Kurikulum 2013 yang menurutnya tidak sesuai dengan visi revolusi mental Presiden Jokowi.

Sekarang pendidikan Indonesia dihadapkan pada persoalan serius karena masih banyak yang belum memahami tentang teknis kurikulum 2013.

back to top