Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Kerja sama Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan University of Huddersfield, UK

Kerja sama Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan  University of Huddersfield, UK

Sleman-KoPi| Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Rabu (10/08), menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara UAJY dan University of Huddersfield, Inggris.

Memorandum ini juga akan mendasari kerja sama antara UAJY dan University of Huddersfield yang lebih erat lagi dalam hal kolaborasi penelitian, kegiatan konsultasi bersama, partisipasi dalam seminar dan pertemuan akademik, pertukaran bahan akademik serta berbagai program dan proyek akademik khusus jangka pendek.

Penandatanganan MoU tersebut sebagai sebuah bentuk komitmen kerja sama penelitian di bawah payung British Council dalam skema Newton Fund Institutional Link. Program Newton Fund sendiri merupakan bagian dari inisiatif UK Business, Innovation and Skills yang dilaksanakan di 15 negara berkembang termasuk Indonesia dengan UAJY sebagai salah satu pemenang hibah penelitian yang akan berlangsung selama 2 tahun (2016-2018) dengan nominal kerja sama hibah riset sebesar GBP 97.030.

Acara peresmian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor UAJY, Dr. Gregorius Sri Nurhartanto, S.H., LL.M. dengan disaksikan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UJAY, Dr. Eng. The Jin Ai, S.T., M.T. dan dihadiri oleh segenap tim peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Sementara pihak University of Huddersfield, pada tanggal 4 Agustus 2016 lalu, telah dilakukan penandantangan oleh Professor Andrew Ball, Pro Vice-Chancelor Research and Enterprise di Inggris.

Rektor UAJY sangat mengapresiasi kegiatan penelitian yang menggaet University of Huddersfield tersebut dan menyatakan dukungan penuhnya. Beliau juga menyatakan dorongannya untuk para dosen dan peneliti di lingkungan UAJY untuk bisa mengembangkan kemitraan dengan pihak dalam dan luar negeri, terutama dalam hal kolaborasi akademik, pelatihan dan studi lanjut.

Penelitian dengan lead researcher Professor Anne Gregory (University of Hudderfield) dan Dr. Gregoria Arum Yudarwati (UAJY) ini bertujuan untuk mendukung proses transisi menuju desa mandiri energi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini juga akan melibatkan tim peneliti dari UAJY yaitu Ign. Agus Putranto, M.Si. dan Dr. MC. Ninik Sri Rejeki, M.Si sebagai peneliti utama dan didukung oleh F. Anita Herawati, M.Si., Pupung Arifin, M.Si., Lukas Deni, M.A. dan Ina Nur Ratriyana, M.A. dalam pelaksanaannya.

Penelitian ini juga akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan ESDM Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam prosesnya untuk memastikan kesesuaian model penelitian dengan kebijakan yang ada di lapangan.

Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri menjadi pilihan dikarenakan Triple Strategy yang dimilikinya yang dikenal sebagai Pro-Growth, Pro-Job dan Pro-Poor dengan menargetkan desa yang kurang mampu dengan tujuan untuk menjadikannya desa yang mandiri dalam hal energi dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Dengan kemandirian tersebut diharapkan masyarakat desa dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka akan energi serta mendorong aktivitas perekonomian yang ada. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah model yang berdasar dari pilot project yang dilakukan sebelumnya. Model ini diharapkan mampu diimplementasikan secara lebih luas dan diaplikasikan di daerah lain di Indonesia.

back to top