Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Kemendikbud: pembangunan di Indonesia ditentukan oleh kreatifitas

Kemendikbud: pembangunan di Indonesia ditentukan oleh kreatifitas

Yogyakarta-KoPi, Pendidikan sangat penting dan merupakan salah satu prioritas pembangunan bagi negara, ungkap Ainun Naim, Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan RI yang juga memberikan sambutan dalam acara Grand Opening Archimedes Academy (5/4/2014).

Dalam sambutannya, Ainun menjelaskan sebuah penelitian yang mengatakan bahwa kreatifitas ditentukan oleh pendidikan (65%) dan kecerdasan ditentukan oleh genetika (35%).


Kemudian “Pembangunan ditentukan oleh kretifitas,” jelas Ainun.


Mengomentari pendidikan untuk usia dini yang baru dibangun tersebut, Ainun mengatakan bahwa usia dini adalah usia emas.


“Masa depan anak-anak ditentukan oleh ditentukan oleh pendidikan di masa dini,” tambahnya.


Ainun juga melaporkan bahwa lembaga pendidikan anak usia dini di Indonesia jumlahnya masih sedikit, kurang lebih masih 72.000 lembaga.


“Berikanlah akses bagi saudara-saudara kita yang tidak mampu. Banyak orang tua yang masih belum mampu mengirimkan anak-anak ke sekolah, terutama sekolah yang berkualitas,” pesannya mengakhiri sambutan.


Menurutnya, masyarakat tidak akan aman jika ada jurang pemisah antara yang mampu dan dan tidak mampu.


Reporter: Fahrurrazi

back to top