Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Jadi kelinci percobaan UN online, siswa SMA Surabaya mengaku belum siap

Jadi kelinci percobaan UN online, siswa SMA Surabaya mengaku belum siap
Surabaya – KoPi | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencanangkan terobosan dalam Ujian Nasional (UN). Tahun ini di beberapa sekolah UN akan dilakukan secara online. Beberapa sekolah di Surabaya menjadi sekolah pertama yang melakukan uji coba UN online. Surabaya dinilai memiliki infrastruktur yang siap untuk pelaksanaan UN online. Namun, siapkah siswa menghadapi ujian melalui dunia maya tersebut?

Ditemui KoPi, beberapa siswa di SMA yang menjadi tempat pelaksanaan uji coba UN online mengaku masih belum memiliki kesiapan mental. Mereka berpendapat bahwa kebijakan ini ini lebih mempersulit mereka.

“Tidak ada jaminan terhadap server. Jangan sampai ketika mengerjakan soal, malah servernya yang error. Itu yang aku takutkan. Lebih nyaman pakai kertas, bisa dijaga dengan benar,” ujar Tasya, salah satu siswi di SMAN 5 Surabaya. 

Pemberitahuan yang terkesan mendadak membuat pihak sekolah maupun siswa menjadi sedikit lebih khawatir. Siswa di SMAN 5 Surabaya mengaku baru mendapat pemberitahuan uji coba UN online ini pada bulan Februari lalu. Padahal selama ini mereka menjalani try out yang menggunakan sistem paper. Akibatnya, sekolah tidak memiliki waktu lama untuk melatih siswa mengerjakan ujian dengan sistem online. 

Beberapa siswa mengaku masih mengalami kesulitan terhadap pengerjaan soal. Apalagi satu minggu lagi UN untuk SMA akan segera berlangsung. Akibatnya beberapa siswa mengaku pasrah. “Siap tidak siap UN masih akan terus berjalan. Jadi disiap-siapkan,” ungkap Citra, yang juga salah satu siswi SMAN 5 Surabaya.

Kemdikbud mengatakan, kebijakan UN online ini dapat menghemat anggaran pelaksanaan UN. Anggaran UN yang mencapai ratusan miliyar rupiah dapat ditekan dengan kebijakan tersebut. Selain itu, UN online juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menanamkan kejujuran dan meminimalisir kecurangan.

Menurut Fitriyah selaku Kepala Bagian Kurikulum SMAN 9 Surabaya, sekolah sendiri juga kesulitan dalam sosialisasi UN online. Meski demikian, sekolahnya sudah berupaya mempersiapkan siswa semaksimal mungkin.

“Kesiapan sekolah tidak bisa dikatakan 100%, karena memang persiapan yang dilakukan baru berjalan 2 bulan sejak Februari lalu. Tapi saya yakin, pihak SMA 9 siap melaksanakan UN secara online tahun ini,” tuturnya. | Labibah

back to top