Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Jadi kelinci percobaan UN online, siswa SMA Surabaya mengaku belum siap

Jadi kelinci percobaan UN online, siswa SMA Surabaya mengaku belum siap
Surabaya – KoPi | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencanangkan terobosan dalam Ujian Nasional (UN). Tahun ini di beberapa sekolah UN akan dilakukan secara online. Beberapa sekolah di Surabaya menjadi sekolah pertama yang melakukan uji coba UN online. Surabaya dinilai memiliki infrastruktur yang siap untuk pelaksanaan UN online. Namun, siapkah siswa menghadapi ujian melalui dunia maya tersebut?

Ditemui KoPi, beberapa siswa di SMA yang menjadi tempat pelaksanaan uji coba UN online mengaku masih belum memiliki kesiapan mental. Mereka berpendapat bahwa kebijakan ini ini lebih mempersulit mereka.

“Tidak ada jaminan terhadap server. Jangan sampai ketika mengerjakan soal, malah servernya yang error. Itu yang aku takutkan. Lebih nyaman pakai kertas, bisa dijaga dengan benar,” ujar Tasya, salah satu siswi di SMAN 5 Surabaya. 

Pemberitahuan yang terkesan mendadak membuat pihak sekolah maupun siswa menjadi sedikit lebih khawatir. Siswa di SMAN 5 Surabaya mengaku baru mendapat pemberitahuan uji coba UN online ini pada bulan Februari lalu. Padahal selama ini mereka menjalani try out yang menggunakan sistem paper. Akibatnya, sekolah tidak memiliki waktu lama untuk melatih siswa mengerjakan ujian dengan sistem online. 

Beberapa siswa mengaku masih mengalami kesulitan terhadap pengerjaan soal. Apalagi satu minggu lagi UN untuk SMA akan segera berlangsung. Akibatnya beberapa siswa mengaku pasrah. “Siap tidak siap UN masih akan terus berjalan. Jadi disiap-siapkan,” ungkap Citra, yang juga salah satu siswi SMAN 5 Surabaya.

Kemdikbud mengatakan, kebijakan UN online ini dapat menghemat anggaran pelaksanaan UN. Anggaran UN yang mencapai ratusan miliyar rupiah dapat ditekan dengan kebijakan tersebut. Selain itu, UN online juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menanamkan kejujuran dan meminimalisir kecurangan.

Menurut Fitriyah selaku Kepala Bagian Kurikulum SMAN 9 Surabaya, sekolah sendiri juga kesulitan dalam sosialisasi UN online. Meski demikian, sekolahnya sudah berupaya mempersiapkan siswa semaksimal mungkin.

“Kesiapan sekolah tidak bisa dikatakan 100%, karena memang persiapan yang dilakukan baru berjalan 2 bulan sejak Februari lalu. Tapi saya yakin, pihak SMA 9 siap melaksanakan UN secara online tahun ini,” tuturnya. | Labibah

back to top