Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Gubenur Akmil buka seminar nasional di Unnes

Gubenur Akmil buka seminar nasional di Unnes

Semarang-KoPi|Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Hartomo secara resmi membuka acara Seminar Nasional yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Rektorat Unnes Semarang. Seminar Nasional tentang Optimalisasi Bela Negara Melalui Konservasi Dalam Menghadapi Persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Sekitar 600 mahasiswa mahasiswi yang terdiri dari 227 Taruna Taruni Akmil dan 373 mahasiswa mahasiswi perwakilan dari Perguruan Tinggi yang berada di wilayah Semarang. Seminar ini merupakan salah satu wujud kerja sama antara Akmil dengan Unnes sebagai implementasi dari Tri Darma Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya Mayjen TNI Hartomo mengatakan, bahwa Optimalisasi Bela Negara bukan semata-mata menjadi tugas TNI, akan tetapi merupakan kewajiban seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), apapun profesinya sebagai bentuk kehormatan Warga Negara Indonesia, guna mewujudkan pengabdian dan sikap rela berkorban terhadap bangsa dan negara.

Oleh karenanya, tema seminar yang dilaksanakan ini juga memiliki dasar hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara Pasal 9 Ayat (1), yang berbunyi, ”Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya Bela Negara yang diwujudkan dalam Penyelenggaraan Pertahanan Negara”.

“Bela Negara merupakan kewajiban setiap Warga Negara Indonesia, sejalan dengan potensi ancaman dan tantangan yang semakin berat dan sulit diprediksi dalam menghadapi persaingan MEA,” jelas Gubernur Akmil.
Potensi dan daya tahan dalam menghadapi persaingan MEA akan terbentuk apabila pemuda-pemudi Indonesia memiliki pendidikan yang berkualitas, jiwa nasionalisme yang tinggi, serta memiliki karakter yang kuat untuk menghadapi persaingan MEA. Hal tersebut akan dapat diwujudkan salah satunya adalah melalui optimalisasi Bela Negara.

Atas dasar tersebut, maka Akademi Militer dan Universitas Negeri Semarang, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang sama-sama mempunyai kepentingan terhadap dunia pendidikan, memprakarsai acara Seminar Nasional tentang Optimalisasi Bela Negara Melalui Konservasi Dalam Menghadapi Persaingan MEA.

Diakhir sambutannya Gubernur Akmil berharap dengan melalui acara seminar nasional ini diperoleh suatu pokok-pokok pemikiran yang dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam merumuskan konsep strategis dan komprehensif bangsa Indonesia dalam Menghadapi persaingan MEA.

Hadir dalam acara tersebut Rektor Unnes Prof. Fathur Rochman, Wakil Rektor Unnes, Para Pejabat Distribusi Akmil, Para Dosen Unnes serta Para Dosen Akmil.

back to top