Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Gubenur Akmil buka seminar nasional di Unnes

Gubenur Akmil buka seminar nasional di Unnes

Semarang-KoPi|Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Hartomo secara resmi membuka acara Seminar Nasional yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Rektorat Unnes Semarang. Seminar Nasional tentang Optimalisasi Bela Negara Melalui Konservasi Dalam Menghadapi Persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Sekitar 600 mahasiswa mahasiswi yang terdiri dari 227 Taruna Taruni Akmil dan 373 mahasiswa mahasiswi perwakilan dari Perguruan Tinggi yang berada di wilayah Semarang. Seminar ini merupakan salah satu wujud kerja sama antara Akmil dengan Unnes sebagai implementasi dari Tri Darma Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya Mayjen TNI Hartomo mengatakan, bahwa Optimalisasi Bela Negara bukan semata-mata menjadi tugas TNI, akan tetapi merupakan kewajiban seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), apapun profesinya sebagai bentuk kehormatan Warga Negara Indonesia, guna mewujudkan pengabdian dan sikap rela berkorban terhadap bangsa dan negara.

Oleh karenanya, tema seminar yang dilaksanakan ini juga memiliki dasar hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara Pasal 9 Ayat (1), yang berbunyi, ”Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya Bela Negara yang diwujudkan dalam Penyelenggaraan Pertahanan Negara”.

“Bela Negara merupakan kewajiban setiap Warga Negara Indonesia, sejalan dengan potensi ancaman dan tantangan yang semakin berat dan sulit diprediksi dalam menghadapi persaingan MEA,” jelas Gubernur Akmil.
Potensi dan daya tahan dalam menghadapi persaingan MEA akan terbentuk apabila pemuda-pemudi Indonesia memiliki pendidikan yang berkualitas, jiwa nasionalisme yang tinggi, serta memiliki karakter yang kuat untuk menghadapi persaingan MEA. Hal tersebut akan dapat diwujudkan salah satunya adalah melalui optimalisasi Bela Negara.

Atas dasar tersebut, maka Akademi Militer dan Universitas Negeri Semarang, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang sama-sama mempunyai kepentingan terhadap dunia pendidikan, memprakarsai acara Seminar Nasional tentang Optimalisasi Bela Negara Melalui Konservasi Dalam Menghadapi Persaingan MEA.

Diakhir sambutannya Gubernur Akmil berharap dengan melalui acara seminar nasional ini diperoleh suatu pokok-pokok pemikiran yang dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam merumuskan konsep strategis dan komprehensif bangsa Indonesia dalam Menghadapi persaingan MEA.

Hadir dalam acara tersebut Rektor Unnes Prof. Fathur Rochman, Wakil Rektor Unnes, Para Pejabat Distribusi Akmil, Para Dosen Unnes serta Para Dosen Akmil.

back to top