Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

FGD Revisi RUU No 16 1992 tentang Karantina Hewan di UGM

FGD Revisi RUU No 16 1992 tentang Karantina Hewan di UGM

Jogjakarta-KoPi| Fakultas Kehutanan UGM mengadakan FGD revisi Rancangan Undang-Undang No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Dalam aplikasinya UU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan saat ini memiliki banyak kekurangan. Kelemahan terletak pada konten produk perundangan yang tidak sesuai dengan tantangan globalisasi.

Untuk mencapai diskusi yang insentif turut hadir dalam jaring FGD pendapat RUU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan ini, Tim dari Komisi IV DPR RI, Drs. H. Multazam dan Titik Soeharto.

Dekan Fakultas Kehutanan, Dr. Satyawan Pudyatmoko mengharapkan jaring pendapat revisi RUU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan akan menjawab persoalan seputar RUU Karantina.

"Revisi UU No 16 Tahun 1992 ini bila disahkan nanti menjadi UU yang memperkuat fungsi Badan Karantina Nasional yang berada di bawah pengawasan Presiden secara lansung," tutur Dr. Satyawan saat sambutan FGD RUU Karantina, Ikan dan Hewan di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM pukul 11.00 Wib.

Pasalnya selama ini kinerja Badan Karatina terbagi dalam dua lembaga yakni Pemeriksaaan Karantina Pertanian dan Karantina Ikan.

Sehingga untuk optimalisasi karantina sangat perlu adanya Badan Karantina Nasional.

Seperti yang disampaikan oleh Prof. Drh. Widya Asmara dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM, " Hal ini masuk kewenangan karantina hewan, ini masuk karantina tumbuhan jadi adanya saling lempar, maka sangat perlu Badan Karantina Nasional yang terintegrasikan."|Winda Efanur FS|

 

back to top