Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

FE-UAJY bentuk forum dekan Kristen dan Katholik Indonesia

FE-UAJY bentuk forum dekan Kristen dan Katholik Indonesia

Jogja-KoPi| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FE-UAJY) bersama 22 Dekan Universitas Kristen dan Katolik di seluruh Indonesia membentuk “Forum Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Perguruan Tinggi Kristen dan Katolik se-Indonesia” selama 2 hari, 12, 13 Januari di Gedung Boneventura II UAJ, Kamis (12/1).

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAJ, Budi Suprapto, Ph.D mengatakan bahwa forum ini bertujuan untuk mengembangkan jaringan antarsekolah Kristen bisnis dan ekonomi di seluruh Indonesia. Selain itu, forum ini juga dibentuk untuk menghadapi permasalahan internasional, seperti perubahan zaman dan lingkungan hidup di dalam dunia bisnis.

“Fokusnya adalah bagaimana kita menjawab tantangan perubahan zaman terutama bisnis yang semakin global dan isu utamanya, yaitu selain batas-batas negara yang semakin sedikit, tetapi juga keberlanjutan bisnis berkaitan dengan lingkungan hidup. Seperti yang kita ketahui lngkungan menjadi victim bagi dunia bisnis,” ujarnya.

Forum ini merupakan gerakan untuk membangun jaringan antarinstitusi dengan mengusung tema jaringan nasional universitas atau institusi bisnis dan ekonomi, serta mengenalkan nilai-nilai dan etika dalam dunia bisnis dan ekonomi.

“Gerakan ini adalah gerakan bagaimana kita membangun jaringan bukan hanya pada level lokal tapi juga nasional bahkan internasional. Ada dua poin utama, yaitu Internationalization of School of Bussiness and Economics dan Promoting Universal Values di dalam dunia bisnis, seperti etika bisnis kemudian keramahan lingkungan hidup,” paparnya.

Selanjutnya, Budi Suprapto, Ph.D juga menjelaskan akan adanya pengembangan program setelah forum ini. Adanya sharing pengetahuan dan sumber daya manusia, pertukaran mahasiswa antar universitas, dan saling support dalam menghadapi perubahan di dunia bisnis.

Dengan adanya forum mahasiswa ekonomi dan bisnis ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi alumni yang tidak hanya paham perubahan bisnis namun paham akan lingkungan hidup.

Budi juga berharap nanti para alumni dari School of Bussines and Economics yang ada di forum ini dapat menjawab tantangan dalam dunia bisnis, seperti manajer asing yang masuk ke Indonesia.

"Tentunya bukan hanya masalah warga negara asing atau manajer asing tapi juga kepedulian terhadap lingkungan, berkaitan dengan bagaimana kita menjalin bisnis yang peduli kepada lingkungan, peduli alam sekitar, peduli pada nilai-nilai kemanusiaan, serta peduli pada nilai-nilai kemanusiaan,” pungkas Budi Suprapto. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top