Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Dosen luar boleh daftar jadi calon rektor

Dosen luar boleh daftar jadi calon rektor
Surabaya – KoPi | Universitas Airlangga kembali membuka kemungkinan calon rektor yang berasal dari luar kampusnya. Meski demikian, mereka tetap membatasi syarat calon rektor yang mendaftar sehingga hanya dosen yang bisa mendaftar.
 

Alasan diperbolehkannya pendaftar dari luar Unair adalah demi keterbukaan. “Kami membuka diri karena Unair bukan hanya milik orang Unair, tapi milik bangsa Indonesia,” ujar Ketua Humas Unair Bagus Ani Putra.

Panitia Seleksi Calon Rektor (PSCR) Unair sendiri mensyaratkan calon rektor Unair harus berstatus dosen tetap pegawai negeri sipil. Syarat berstatus PNS diharuskan karena rektor bertanggung jawab mengelola dana negara. Meski demikian, tidak ada batasan bahwa mereka berasal dari Unair. Artinya, dosen tetap berstatus PNS dari universitas mana pun bisa mendaftar sebagai calon rektor.

“Selain itu dosen tersebut harus bergelar doktor, karena ia harus memimpin universitas yang menyelenggarakan pendidikan mulai dari vokasi sampai doktoral. Ia setidaknya harus tahu bagaimana menjalani pendidikan doktor,” ungkap Sekretaris PSCR Hadi Subhan.

Panitia sendiri baru akan mulai menerima pendaftaran calon rektor pada tanggal 16 Maret hingga 27 Maret mendatang. Untuk itu PSCR selaku panitia akan melakukan sosialisasi tata cara pemilihan rektor ke sivitas akademika.

 

back to top