Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

DOKTOR TURUN KAMPUNG, ADA APA YA?

DOKTOR TURUN KAMPUNG, ADA APA YA?

SLEMAN-Gelar yang melambung tinggi cenderung membuat orang semakin malas tahu dengan lingkungan dan kondisi warga kampung. Ilmu yang semakin banyak bukan menjadi wujud pengabdian tetapi sumber bisnis yang bertumpu pada idealis keuntungan sebesar-besarnya.

Berbeda dengan yang satu ini, Beliau adalah Dr, Arundati Shinta., M.A, akrabnya dipanggil Ibu Shinta. Selain sebagai Kepala Program Studi pada Fakultas Psikologi Universitas Proklamasih 45 Yogyakarta, beliau sudah melalang buana pada kegiatan soasial kemasyarakatan salah satunya adalah Bank Sampah. Dengan bebekal sebagai nasabah bank sampah juga keuletannya, Bu Shinta seringkali memberi contoh berperilaku baik dalam mengumpulkan sampah hingga pemilahannya. Tak tanggung-tanggung jalan pagi pun dimanfaatkan untuk mengumpulkan sampah yang bertebaran di jalan.

Tak berhenti sampai disitu saja, bahkan ia rela turun ke kampung, yakni Dusun Mendiro, (di Pedesaan SUKOHARJO, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman, Yogyakarta) memberikan sosialisasi pada warga dusun Mendiro. Hal ini memenuhi undangan Kelompok XIX, Kuliah Kerja Nyata (KKN) universitas Proklamasi 45 YOGYAKARTA yang kegiatannya dilakukan Senin 21 Agustus 2017 pukul 19.30 WIB. Adapun tema yang kami pajang adalah “Sosialisasi Bank Sampah dan Manajemennya”, antusias warga pun turut memberi kobaran semangat saat berlangsungnya diskusi malam itu.

Closing Statement yang diucapkan oleh beliau adalah ”Perilaku membuang sampah pada tempatnya harus sejak dini dipupuk. Kembangkan dengan benar dan teratur pengeloaan Bank Sampah jangan dilihat dari harga kisarannya namun lihatlah dari hasil berperilaku tersebut.” ( Jani Y. Marisan, Ketua Kel. XIX KKN 2017 UP45 JOGJA di Dusun Mendiro).

Kembali lagi beliau menegaskan bahwa sebagai warga yang baik hendaklah memberi contoh terlebih dahulu sebelum mengajak banyak orang untuk aktivitas Bank Sampah. Hendaklah jujur dalam mengelola tabungannya, tambah beliau, Karena kejujuran merupakan nilai tertinggi dalam bermasyarakat.

back to top