Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

DOKTOR TURUN KAMPUNG, ADA APA YA?

DOKTOR TURUN KAMPUNG, ADA APA YA?

SLEMAN-Gelar yang melambung tinggi cenderung membuat orang semakin malas tahu dengan lingkungan dan kondisi warga kampung. Ilmu yang semakin banyak bukan menjadi wujud pengabdian tetapi sumber bisnis yang bertumpu pada idealis keuntungan sebesar-besarnya.

Berbeda dengan yang satu ini, Beliau adalah Dr, Arundati Shinta., M.A, akrabnya dipanggil Ibu Shinta. Selain sebagai Kepala Program Studi pada Fakultas Psikologi Universitas Proklamasih 45 Yogyakarta, beliau sudah melalang buana pada kegiatan soasial kemasyarakatan salah satunya adalah Bank Sampah. Dengan bebekal sebagai nasabah bank sampah juga keuletannya, Bu Shinta seringkali memberi contoh berperilaku baik dalam mengumpulkan sampah hingga pemilahannya. Tak tanggung-tanggung jalan pagi pun dimanfaatkan untuk mengumpulkan sampah yang bertebaran di jalan.

Tak berhenti sampai disitu saja, bahkan ia rela turun ke kampung, yakni Dusun Mendiro, (di Pedesaan SUKOHARJO, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman, Yogyakarta) memberikan sosialisasi pada warga dusun Mendiro. Hal ini memenuhi undangan Kelompok XIX, Kuliah Kerja Nyata (KKN) universitas Proklamasi 45 YOGYAKARTA yang kegiatannya dilakukan Senin 21 Agustus 2017 pukul 19.30 WIB. Adapun tema yang kami pajang adalah “Sosialisasi Bank Sampah dan Manajemennya”, antusias warga pun turut memberi kobaran semangat saat berlangsungnya diskusi malam itu.

Closing Statement yang diucapkan oleh beliau adalah ”Perilaku membuang sampah pada tempatnya harus sejak dini dipupuk. Kembangkan dengan benar dan teratur pengeloaan Bank Sampah jangan dilihat dari harga kisarannya namun lihatlah dari hasil berperilaku tersebut.” ( Jani Y. Marisan, Ketua Kel. XIX KKN 2017 UP45 JOGJA di Dusun Mendiro).

Kembali lagi beliau menegaskan bahwa sebagai warga yang baik hendaklah memberi contoh terlebih dahulu sebelum mengajak banyak orang untuk aktivitas Bank Sampah. Hendaklah jujur dalam mengelola tabungannya, tambah beliau, Karena kejujuran merupakan nilai tertinggi dalam bermasyarakat.

back to top